Berita

Presenter Russia Today, Anton Krasovsky/Net

Dunia

Presenter TV Rusia Minta Maaf Gara-gara Hasut Penonton Bunuh Anak-anak Ukraina

SELASA, 25 OKTOBER 2022 | 08:44 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Setelah menyampaikan seruan kontroversial di televisi, presenter Russia Today (RT) akhirnya meminta maaf karena menghasut penonton untuk menenggelamkan anak-anak Ukraina yang berani mengkritik Rusia.

Dalam unggahannya di media sosial, Anton Krasovsky meminta maaf dan merasa sangat malu dengan perkataan yang ia lontarkan di acara televisi pekan lalu.

"Yah, itu terjadi, Anda sedang siaran, Anda terbawa suasana. Dan Anda tidak bisa berhenti. Saya meminta maaf kepada semua orang yang terkejut dengan ini," tulisnya, seperti dikutip Reuters pada Senin (24/10).


Krasovsky memperoleh kecaman keras dari Ukraina setelah mengatakan anak-anak Ukraina yang melihat Rusia sebagai penjajah di bawah Uni Soviet seharusnya dilempar langsung ke sungai dengan arus yang kuat dan ditenggelamkan.

Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba di Twitter mengatakan bahwa pihaknya akan mengadili Krasovsky karena telah menyiarkan hasutan genosida yang agresif, sambil mengajak negara lain untuk ikut melarang media milik pemerintah Rusia tersebut.

Sementara itu, pemimpin redaksi RT, Margarita Simonyan mengatakan dirinya telah menangguhkan Krasovsky karena komentarnya yang menjijikkan dan menegaskan bahwa tidak ada seorang pun di RT yang mendukung pandangan Krasovsky.

Krasovsky  sendiri merupakan komentator pro-perang di televisi Rusia. Karena tindakanya tersebut, ia juga ikut diberi sanksi oleh Uni Eropa.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

16 Negara Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Tujuh Wakil Asia

Senin, 29 Juni 2026 | 02:03

Prediksi Skor Babak 32 Besar

Senin, 29 Juni 2026 | 02:00

Bareskrim Gagalkan Peredaran 325 Kg Sabu Jaringan Thailand-Aceh

Senin, 29 Juni 2026 | 01:31

Segera Terbitkan Regulasi Pelarangan LGBT!

Senin, 29 Juni 2026 | 01:12

Forum Konferensi Republik Hasilkan Tiga Mandat

Senin, 29 Juni 2026 | 01:03

Mesir vs Iran: Stadion Berubah Jadi Arena Adu Gengsi Ribuan Tahun

Senin, 29 Juni 2026 | 00:38

Pelarangan Konferensi Republik di Kampus UI Tak Menumbuhkan Pesimisme

Senin, 29 Juni 2026 | 00:27

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

BPPKB Banten HDS Melepas Stigma Negatif terhadap Ormas

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:41

Forum Konferensi Republik Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:05

Selengkapnya