Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Di Perbatasan Laut, Korsel dan Korut Saling Kirim Tembakan Peringatan

SENIN, 24 OKTOBER 2022 | 11:13 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Korea Utara dan Korea Selatan saling memberikan tembakan peringatan dan saling menuduh telah melanggar perbatasan laut di bagian barat pada Senin (24/10).

Kepala Staf Gabungan Selatan (JCS) mengatakan pihaknya telah melepaskan tembakan peringatan ketika melihat kapal dagang Korea Utara melintasi Garis Batas Utara (NLL), batas laut de facto antara kedua negara pada Senin pukul 03.40 dinihari.

Sementara itu, militer Korea Utara mengatakan pihaknya menembakkan 10 peluru artileri setelah sebuah kapal angkatan laut Korea Selatan melanggar NLL dan melepaskan tembakan peringatan dengan dalih melacak sebuah kapal tak dikenal.


"Kami memerintahkan tindakan pencegahan awal untuk mengusir kapal perang musuh dengan menembakkan 10 peluru dari beberapa peluncur roket di dekat perairan di mana gerakan musuh terjadi," kata jurubicara Staf Umum Tentara Rakyat Korea Utara, seperti dimuat KCNA.

Dalam sebuah pernyataan, JCS mengatakan pihaknya melakukan operasi normal. Alih-alih, mereka menyebut langkah Korea Utara sebagai provokasi dan pelanggaran pakta militer bilateral 2018 yang melarang tindakan bermusuhan di wilayah perbatasan.

"Kami sekali lagi mendesak Korea Utara untuk segera menghentikan provokasi dan tuduhan yang konsisten yang membahayakan perdamaian dan stabilitas semenanjung Korea serta masyarakat internasional," kata JCS.

Baku tembak terakhir terjadi di tengah ketegangan yang memanas antara dua Korea.  

Dalam beberapa pekan terakhir, Korea Utara meluncurkan rudal balistik jarak pendek dan ratusan artileri di lepas pantai timur dan baratnya sebagai protes atas kegiatan militer Korea Selatan.

Pasukan Korea Selatan memulai latihan pertahanan tahunan Hoguk minggu lalu hingga 28 Oktober untuk melawan ancaman nuklir dan rudal Korea Utara.

Pyongyang dengan marah bereaksi terhadap latihan tersebut, menyebutnya sebagai provokasi dan mengancam tindakan balasan.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya