Berita

Kantor Pemerintah Kabupaten Jember/Net

Nusantara

Pimpinan DPRD Jember Dorong Pemkab Segera Bayar Utang Wastafel Rp 15,3 M

MINGGU, 23 OKTOBER 2022 | 09:40 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Utang wastafel Pemerintah Kabupaten Jember dalam Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2023 mulai dibahas DPRD Jember. Utang ini berasal dari program penanggulangan Covid -19, yang salah satunya adalah pengadaan wastafel.

Para rekanan pengadaan wastafel sudah menang gugatan dan inkrah. Artinya Pemprov diminta untuk membayar total Rp 15,3 miliar.

"Kami sudah menyetor semua data-data rekanan wastafel yang sudah menang gugatan dan inkrah ke DPRD Jember," ucap kuasa hukum rekanan wastafel, Dewatara S. Poetra seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJatim, Sabtu (22/10).


Dia menjelaskan jumlah total utang Pemkab Jember terhadap rekanan terdiri dari 14 rekanan dengan 45 gugatan sederhana wanprestasi proyek Wastafel tahun 2020.

"Kami berharap seluruh hutang kepada seluruh rekanan tersebut, senilai Rp 15,3 miliar sudah terbayarkan dan tidak ada yang tercecer," katanya.

Apalagi, mereka sudah menunggu cukup lama, yakni  2 tahun. Selain itu, mereka sudah melaksanakan arahan Bupati Hendy, yang berjanji akan membayar hutang wastafel, jika sudah menang gugatan.

Sementara Wakil Ketua DPRD Jember, Dedy Dwi Setiawan, saat dikonfirmasi membenarkan DPRD Jember telah menerima data dari kuasa hukum rekanan wastafel. Namun dia, belum menerima datanya secara langsung.

"Pada prinsipnya kami mendorong Pemkab Jember, agar utang dana wastafel segera terbayarkan, terutama yang sudah ada putusan pengadilan dan inkrah," katanya.

“Hari ini (Sabtu, 22 /10) sudah mulai pembahasan APBD. Finalisasinya dilakukan Selasa sampai Rabu (24 sampai 25/10)," sambung dia.

Rencananya, Kamis (26/10) mendatang sudah diparipurnakan.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya