Berita

Komisi Pemilihan Umum (KPU)/Net

Politik

Diminta Uji Penetrasi, KPU RI: Sistem Siber Kami Kondusif Meski Ada Ganguan dari Luar

RABU, 19 OKTOBER 2022 | 21:43 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Keamanan sistem siber yang dimiliki Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI berupa data-data publik sempat mendapat serangan dari hacker bernama Bjorka. Akan tetapi, dapat dipastikan data yang disimpan tetap aman.

Anggota KPU RI yang mengepalai Divisi Data dan Informasi, Betty Epsilon Idroos menjelaskan, KPU RI telah membentuk Gugus Tugas yang di dalamnya meliputi sejumlah unsur kementerian/lembaga yang mengurusi urusan siber.

Dia menuturkan, salah satu institusi pemerintahan yang tergabung dalam Gugus Tugas Keamanan Siber KPU RI adalah Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).


Betty memastikan, uji penetrasi atau penetration test terhadap sistem siber KPU RI telah dilakukan BSSN.

"BSSN mengabarkan bahwa kondisi siber KPU masih kondusif sejauh ini, walaupun ada upaya gangguan dari luar, semuanya tertangani dan kondusif," ujar Betty saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (19/10).

Dalam rpaat koordinasi yang diselenggarakan kemarin, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate meminta KPU RI melakukan penetration test atau uji penetrasi terhadap sistem keamanan data pemilih.

Pasalnya, pada awal September 2022, sebanyak 105 juta data penduduk Indonesia yang diduga milik KPU dibagikan di forum online 'Breached Forums' oleh peretas bernama Bjorka.

Bjorka mengklaim telah mengambil data pemilih milik KPU RI yang dijual seharga 5.000 dolar Amerika Serikat atau senilai Rp 74,4 juta.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya