Berita

Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie/Net

Politik

PDIP dan Gerindra Diminta Antisipasi Manuver Nasdem untuk Anies

SELASA, 18 OKTOBER 2022 | 14:51 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Manuver Partai Nasdem dalam memenangkan Anies Baswedan yang telah resmi tak menjabat Gubernur DKI Jakarta seharusnya diantisipasi PDI Perjuangan dan Gerindra yang digadang-gadang juga memiliki jagoan untuk maju di Pilpres 2024 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (18/10).

"Untuk menghadapi Anies maka Puan sebagai capres PDIP ataupun Prabowo capres Gerindra harus punya strategi, amunisi sampai logistik yang kuat agar bisa menaklukan Anies," ujar Jerry.


Menurut doktor ilmu komunikasi politik lulusan America Global University ini, PDIP dan Gerindra bisa ketinggalan kereta dengan Nasdem jika tidak memiliki strategi yang lebih baik untuk pemenangan Pilpres 2024 mendatang.

"Harus ada gagasan dan ide baru untuk mengalahkan Anies dalam hal ini Nasdem dan koalisinya," tuturnya.

Salah satu contoh, Jerry mengurai sebuah hal yang harus diperhatikan PDIP untuk memenangkan calon presidennya (capres-nya). Yaitu tak lagi menggunakan cara-cara lama yang sudah pernah digunakna saat pemenangan Joko Widodo.

"Kalau PDIP hanya mengadopsi strategi Jokowi maka akan kalah telak. Gaya pencitraan dan merakyat Jokowi menurut saya sudah left behind atau ketinggalan zaman nyaris tak laku lagi," demikian Jerry. 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya