Berita

Kongres Partai Komunis China/Net

Dunia

Dalam 10 Tahun, Hampir 5 Juta Anggota Partai Komunis China Diselidiki atas Kasus Korupsi

SELASA, 18 OKTOBER 2022 | 14:44 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China semakin gencar menggalakkan kampanye anti-korupsi. Terbukti dari hampir lima juta orang tercatat sudah diselidiki atas kasus korupsi di China selama satu dekade terakhir.

Dalam konferensi pers pada Senin (17/10), Komisi Pusat Inspeksi Disiplin Partai Komunis China (PKC) membeberkan keberhasilan dan pencapaian mereka selama 10 tahun terakhir. Kegiatan ini dilakukan di sela-sela Kongres ke-20 PKC.

Dalam catatannya, komisi itu mengatakan lebih dati 4,64 juta anggota PKC telah diperiksa terkait kemungkinan karus korupsi dan pelanggaran disiplin lainnya.


Wakil Sekretaris Komisi, Xiao Pei kemudian berkomitmen untuk melanjutkan tindakan keras terhadap korupsi di antara para pemimpin partai dan pemerintah.

Dimuat NHK World, kampanye anti-korupsi merupakan salah satu kebijakan utama Presiden Xi Jinping untuk memperkuat basis politiknya. Saat ini, mantan anggota partai dan pemimpin generasi baru menjadi target kampanye anti-korupsi.

Xi, yang diperkirakan akan mengamankan masa jabatan ketiga sebagai pemimpin partai, tampaknya bertekad untuk lebih memperkuat cengkeramannya pada kekuasaan. Xi mengatakan partainya tidak akan pernah berhenti dalam perjuangannya melawan korupsi.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya