Berita

Terdakwa pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo/Net

Hukum

Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, dan Tiga Anak Buahnya Kompak ke TKP Pembunuhan Yosua Berkedok Isoman

SELASA, 18 OKTOBER 2022 | 12:32 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi bersama ketiga anak buahnya tampak kompak saat pergi ke rumah Dinas Duren Tiga nomor 46, Jakarta. Mereka beralasan untuk isolasi mandiri (isoman), padahal sebenarnya datang untuk mengeksekusi Nofriansyah Yosua Hutabarat dengan cara ditembak hingga meninggal dunia.

Begitu kata tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) saat membacakan surat dakwaan untuk terdakwa Richard Eliezer Pudihang Lumiu di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (18/10).

Sebelum melakukan eksekusi, Sambo memastikan Yosua dalam keadaan sudah tidak bersenjata untuk meminimalisir perlawanan korban Yosua ketika rencana jahat tersebut dilaksanakan.


Caranya, Sambo menanyakan keberadaan senjata api milik Yosua kepada terdakwa Richard Eliezer. Ternyata, senjata Yosua sudah diamankan oleh Ricky Rizal Wibowo.

Kemudian kata Jaksa, Sambo meminta terdakwa Richard Eliezer mengambil senjata api milik Yosua. Lalu Richard Eliezer turun ke lantai satu dengan menggunakan lift menuju mobil Lexus LM nopol B 1 MAH untuk mengambil senjata api HS nomor seri H232001 yang sudah sengaja sudah diamankan oleh Ricky di dalam dashboard mobil tersebut.

Dan kemudian, Richard Eliezer memasukkan senjata api milik Yosua ke dalam tas merek TUMI milik Richard Eliezer dan membawanya menuju lantai tiga melewati tangga dapur untuk kemudian menyerahkan senjata api tersebut kepada Sambo.

"Terdakwa Richard Eliezer Pudihang Lumiu melihat saksi Ferdy Sambo sudah menggunakan sarung tangan warna hitam, sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan merampas nyawa korban Nofriansyah Yosua Hutabarat," ujar Jaksa.

Bahwa rencana jahat Sambo untuk merampas nyawa Yosua yang akan dilaksanakan di Duren Tiga nomor 46 kata Jaksa, juga diketahui oleh Putri.

"Namun bukannya membuat saksi Ferdy Sambo dan saksi Putri Candrawathi yang merupakan suami istri tersebut saling mengingatkan untuk mengurungkan terlaksananya niat jahat, akan tetapi keduanya justru saling bekerja sama untuk mengikuti dan mendukung kehendak saksi Ferdy Sambo dengan mengajak saksi Ricky Rizal Wibowo, terdakwa Richard Eliezer Pudihang Lumiu, saksi Kuat Ma'ruf, dan korban Nofriansyah Yosua Hutabarat dengan alasan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah dinas Duren Tiga nomor 46," jelas Jaksa.

Begitupun dengan Ricky, Richard dan Kuat kata Jaksa, tidak satupun dari ketiganya yang berupaya mencegah rencana jahat Sambo dan justru mengikuti skenario melakukan isoman. Padahal, Ricky dan Kuat jelas tidak melakukan test PCR karena akan kembali ke Magelang, akan tetapi turut mendukung kehendak bersama Sambo untuk merampas nyawa Yosua.

Kemudian kata Jaksa, Putri turun ke lantai satu dan mengajak Ricky ke rumah dinas Duren Tiga nomor 46 dengan alasan akan melakukan isoman. Sedangkan Kuat yang sebelumnya juga sudah mengetahui nyawa Yosua akan dirampas, dengan kehendaknya sendiri sudah membawa pisau di dalam tas selempang, yang sewaktu-waktu dapat digunakan apabila Yosua melakukan perlawanan.

Selanjutnya, Kuat tanpa disuruh langsung menghidupkan mobil Lexus LM nopol B 1 MAH, lalu Putri naik dan duduk di kursi tengah mobil tersebut, lalu Richard Eliezer sebagai pengemudi. Sedangkan Kuat dan Richard Eliezer sudah berada di dalam mobil.

"Padahal saksi Ricky Rizal Wibowo dan saksi Kuat Ma'ruf yang seharusnya kembali ke Magelang, tetapi saat itu malah ikut serta pergi ke rumah dinas Duren Tiga nomor 46, sedangkan saksi Susi yang ikut test PCR justru tidak diajak ke rumah dinas Duren Tiga nomor 46 dan tetap tinggal di rumah Saguling 3 nomor 19," jelas Jaksa.

Terakhir, Ricky mengajak Yosua naik ke mobil dan duduk depan di samping kursi Ricky. Seharusnya kata Jaksa, masih ada kesempatan bagi Ricky, Putri, Richard Eliezer, dan Kuat untuk memberitahu tentang niat dari Sambo yang hendak merampas nyawa Yosua, sehingga Yosua tidak ikut ke rumah dinas Duren Tiga nomor 46.

Selanjutnya, mobil yang dikemudikan oleh Ricky dan rombongan berangkat menuju rumah dinas Duren Tiga nomor 46 sekitar pukul 17.06 WIB.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

IKA BEM Nusantara Ajak Elemen Bangsa Dukung Program Ketahanan Pangan

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:56

Bergerak Bersama Menuju Sila Kelima Pancasila

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:30

TNI Tembus Medan Terjal Salurkan 2 Ton Logistik di Kabupaten Puncak

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:09

Buka Turnamen Tenis Beregu

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:42

531 Atlet Taekwondo Terbaik Asia Siap Bertarung Demi Kehormatan Negara

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:24

Prabowo Harus Rombak Kabinet Buntut Tingkat Kepuasan Publik Melorot

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:04

Zanzabella Singgung "Si Ono" dan Rekaman CCTV: Pertengkaran Pasti Ada Sebabnya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:35

Pelaporan ESG Tahun 2026 Indonesia

Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05

Ustaz Novel: LGBT Bahaya Laten dengan Daya Rusak Luar Biasa

Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:39

Tragedi KM Mutiara Sentosa 2: Keluarga Cemas Banyak Penumpang Tak Masuk Manifes

Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:53

Selengkapnya