Berita

Bharada E sebelum menjalani sidang terkait kasus pembunuhan Brigadir J/Net

Hukum

Minta Maaf ke Keluarga Brigadir J, Bharada E: Saya Hanya Bawahan yang Tak Bisa Tolak Perintah Jenderal

SELASA, 18 OKTOBER 2022 | 11:47 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E meminta maaf kepada korban Brigadir Yosua Hutabarat dan keluarganya. Permintaan maaf ini disampaikan Bharada E usai menjalani sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa siang (18/10).

“Saya meminta maaf atas kejadian yang menimpa almarhum Bang Yos. Saya berdoa semoga almarhum Bang Yos diterima di sisi Tuhan Yesus Kristus,” kata Eliezer di ruang sidang.

Eliezer juga menyampaikan permohonan maaf kepada ayah dan ibu serta kakak adik dari Yosua Hutabarat. Personel Korps Brimob Polri ini menyatakan bahwa dirinya hanya seorang bawahan yang tidak bisa menolak perintah dari seorang jenderal.


“Saya sangat menyesali perbuatan saya. Namun saya ingin menyatakan bahwa saya hanyalah seorang anggota yang tidak memiliki kemampuan menolak perintah dari seorang jenderal,” tegas Bharada E.

Dalam persidangan sendiri, Bharada E memahami isi dakwaan yang ditujukan kepadanya. Setelah berkonsultasi dengan tim kuasa hukum, dirinya menganggap seluruh dakwaan cermat dan menerimanya, sehingga tidak mengajukan eksepsi alias nota keberatan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Bahlil Dinilai Main Dua Kaki untuk Menjaga Daya Tawar Golkar

Senin, 09 Februari 2026 | 12:07

Informan FBI Ungkap Dugaan Epstein Mata-mata Mossad

Senin, 09 Februari 2026 | 12:02

Purbaya Ungkap Penyebab Kericuhan PBI BPJS Kesehatan: 11 Juta Orang Dicoret Sekaligus

Senin, 09 Februari 2026 | 11:55

Mantan Menteri Kebudayaan Prancis dan Putrinya Terseret Skandal Epstein

Senin, 09 Februari 2026 | 11:38

Mensos: PBI BPJS Kesehatan Tidak Dikurangi, Hanya Direlokasi

Senin, 09 Februari 2026 | 11:32

Industri Tembakau Menunggu Kepastian Penambahan Layer Cukai

Senin, 09 Februari 2026 | 11:26

Langkah Prabowo Kembangkan Energi Terbarukan di Papua Wujud Nyata Keadilan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:25

WNA China Tersangka Kasus Emas 774 Kg Diamankan Saat Diduga Hendak Kabur ke Perbatasan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:16

Tudingan Kapolri Membangkang Presiden Adalah Rekayasa Opini yang Berbahaya

Senin, 09 Februari 2026 | 10:51

Februari 2026 Banjir Tanggal Merah: Cek Long Weekend Imlek & Libur Awal Puasa

Senin, 09 Februari 2026 | 10:46

Selengkapnya