Berita

Anggota komisi III DPR RI Habiburokhman/Net

Politik

Komisi III Minta Polri Usut Keterlibatan Pejabat Lain di Kasus Teddy Minahasa

SENIN, 17 OKTOBER 2022 | 21:37 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Usai menangkap dan mentersangkakan Irjen Teddy Minahasa sebagai tersangka kasus peredaran narkoba, Polri diminta untuk menelusuri dugaan keterlibatan pejabat lainnya.

"Harus ditelusuri apakah ada pejabat Polri lain yang terlibat," ujar anggota Komisi III DPR RI Fraksi Gerindra, Habiburokhman kepada wartawan, Senin (17/10).

Habib mengatakan, sindikat pengedar narkoba biasanya bergerak sistematis secara berulang dan melibatkan banyak pihak. Oleh karena itu, Habib meminta penyidik Polri melakukan pengembangan kasus jual beli narkoba Teddy Minahasa.


"Kami juga minta agar penyidik melakukan pengembangan, apakah ini tindak pidana pertama atau sudah berulang," katanya.

Menurut Habib, penyidik Polri juga harus benar-benar mengorek keterangan para saksi terkait perkenalan dengan Teddy Minahasa.

"Harus benar-benar dikorek keterangan para saksi Linda cs yang merupakan pengedar, apakah sudah kenal lama dan seperti apa hubungan mereka," terangnya.

Sebelumnya, Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso mendukung Polri untuk menangkap anggotanya yang terlibat kasus narkoba. Salah satu anggota yang ditangkap yakni, Irjen Teddy Minahasa.

"IPW mendukung Polri memberantas narkoba dan tidak pandang bulu menyikat anggotanya. Tidak terkecuali di level perwira tinggi," kata Sugeng Teguh Santoso pada Jumat (14/10).

Selain itu kata Sugeng, IPW juga mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendalami keterkaitan jaringan narkoba yang ada. Sebab, tidak mungkin seorang perwira tinggi hanya sebagai pemakai tanpa mengetahui jaringan pemasok atau bandar narkoba tersebut.

Di sisi lain, Kapolri wajib melakukan tes urine secara berkala di kalangan perwira tinggi dan perwira menengah Polri secara berkala. Hal ini sebagai deteksi dini dan upaya pencegahan penyalahgunaan di kalangan polisi sebagai penegak hukum.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia Bukan Hoaks

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:01

Madu Dari Sydney

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:32

Zakat Harus Jadi Bagian Solusi Kebangsaan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:27

Sudirman Said Dilamar Masuk Partai Gema Bangsa

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:01

Trump Ancam Kenakan Tarif ke Negara yang Tak Sejalan soal Greenland

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

Dirut Indonesia Air Transport Klarifikasi Kru Pesawat Bawa Pegawai KKP Hilang Kontak di Maros Bukan Delapan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

KKP Terus Monitor Pencarian Pesawat ATR 42-500 Usai Hilang Kontak

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:09

Ini Identitas dan Pangkat Tiga Pegawai KKP di Pesawat ATR yang Hilang Kontak di Maros

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:48

Klarifikasi Menteri Trenggono, Pesawat ATR Sewaan KKP yang Hilang Kontak di Maros Sedang Misi Pengawasan Udara

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:37

Selengkapnya