Berita

Pimpinan Pusat (PP) Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (Himmah) turut laporkan dua kader PDI Perjuangan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kaitan kasus korupsi bantuan sosial/RMOL

Politik

Diduga Terlibat Korupsi Bansos, PP Himmah Laporkan Kader PDIP Herman Hery dan Ihsan Yunus ke KPK

SENIN, 17 OKTOBER 2022 | 18:46 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Demo di depan Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Pimpinan Pusat (PP) Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (Himmah) turut laporkan dua kader PDI Perjuangan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus bantuan sosial (bansos) di Kementerian Sosial (Kemensos) tahun 2020, Senin (17/10).

Dalam orasinya, koordinator aksi PP Himmah, Sahala Pohan meminta KPK mengusut tuntas korusi bansos Covid-19 tahun 2020 di Kemensos yang diduga juga melihat dua anggota DPR RI dari PDIP, yakni Herman Herry dan Ihsan Yunus.

"KPK jangan tebang pilih dalam penanganan korupsi bansos, tidak ada yang kebal hukum ,tangkap, periksa dan penjarakan Herman Hery dan Ihsan Yunus," tegasnya saat berorasi.


Selain itu, Sahala menegaskan bahwa pihaknya juga menyampaikan laporan secara resmi ke KPK agar mengusut tuntas korupsi bansos Covid-19 2020 karena dianggap bukan hanya melibatkan Juliari Peter Batubara yang saat itu menjabat sebagai Menteri Sosial, melainkan juga diduga menjerat Herman Herry dan Ihsan Yunus.

"Kami meminta KPK memanggil 109 perusahaan yang diduga terlibat dalam suap bansos. Ini harus benar-benar diusut tuntas jangan berhenti di Juliari saja. KPK jangan tutup mata dalam hal ini," katanya.

Karena kata Sahala, berdasarkan data dan temuan PP Himmah, Herman Hery dan keluarganya memiliki perusahaan yang terafiliasi dengannya mendapat 7,6 juta paket bansos dengan nilai Rp 2,1 triliun.

Sedangkan perusahaan yang diduga terafiliasi dengan Ihsan Yunus mendapat 4,57 juta paket bansos dengan nilai Rp 1,26 triliun dan masing-masing perusahaan tersebut menyetor sebesar Rp 10 ribu per paket kepada Juliari.

Selain itu kata Sahala, perusahaan-perusahaan tersebut tidak memiliki kualifikasi atau keahlian atau pengalaman tentang pengadaan sembako, melainkan ada yang membidangi konstruksi, barang-barang elektronik dan garmen atau tekstil.

"Ini artinya sudah menyalahi aturan," pungkasnya.

Sejam setelah berorasi, PP Himmah disambut oleh Humas KPK dan didampingi ke Bagian Pengaduan Masyarakat (Dumas KPK) yang diterima oleh Larisha Syofyan guna melaporkan secara resmi dugaan keterlibatan Herman Hery dan Ihsan Yunus ke KPK terkait dengan korupsi bansos yang sebelumnya menjerat Juliari. PP Himmah melaporkan dugaan kerugian negeri triliun rupiah.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya