Berita

Anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad/Net

Politik

Rupiah Tembus Rp 15.640 Hari ini, Kamrussamad Desak Otoritas Moneter dan Otoritas Fiskal Pulang ke Tanah Air

SENIN, 17 OKTOBER 2022 | 14:49 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus melemah. Tercatat nilai rupiah hari ini, Senin (17/10), di angka Rp 15.640 per dolar AS. Pemerintah pun diminta untuk mewaspadai melemahnya rupiah dalam beberapa pekan ke depan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani memang sudah menyampaikan, pemerintah menargetkan rupiah di angka Rp 14 ribu untuk tahun depan. Namun, target pemerintah tersebut, diprediksi bakal tidak tercapai mengingat ancaman krisis ekonomi global masih belum ada kepastian.

Untuk mencegah rupiah kian jatuh, anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad mendesak agar otoritas moneter dan otoritas fiskal Indonesia, dapat memastikan berada di kantornya masing-masing.


Permintaan itu, disampaikan Kamrussamad, setelah mendapat kabar Gubernur Bank Indonesia sudah dua pekan berada di luar negeri.

"Otoritas moneter harus berada di tanah air untuk memimpin langsung operasi moneter guna stabilkan nilai tukar rupiah. Karena kami dengar Gubernur Bank Indonesia sudah dua minggu meninggalkan tanah air,” kata Kamrussamad kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (17/10).

Legislator Partai Gerindra ini mengatakan, pelemahan nilai tukar rupiah berpotensi menimbulkan biaya produksi sejumlah industri meningkat khususnya produk dengan bahan baku berasal komponen impor.

Oleh sebab itu, otoritas fiskal juga harus memperhatikan dampak buruk yang bakal terjadi di Indonesia dan meminta agar segera kembali ke Indonesia untuk membereskan permasalahan sektor fiskal nasional.

"Jangan asyik dengan dunianya sendiri. Pulang ke tanah air, persiapkan mitigasi resiko terhadap dampak pelemahan nilai tukar rupiah,” tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya