Berita

Gubernur Papua Lukas Enembe (LE)/Net

Hukum

Keselamatan Rakyat Jadi Pertimbangan Utama KPK Sebelum Jemput Paksa Lukas Enembe

SENIN, 17 OKTOBER 2022 | 09:43 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kondusivitas di Papua jadi pertimbangan utama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebelum melakukan upaya jemput paksa terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe (LE), jika tidak hadir pada panggilan kedua nanti sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pekerjaan atau proyek yang bersumber dari APBD Provinsi Papua

Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata mengatakan, panggilan kedua sebagai tersangka terdapat konsekuensi jika tidak hadir, yakni harus menghadirkan tersangka secara paksa.

"Dan kita tahu kondisi di sana seperti apa. Jadi kita juga harus melihat tidak saja semata-mata penegakan hukum, tapi penegakan hukum itu juga harus memperhatikan keselamatan rakyat," ujar Alex kepada wartawan, Senin (17/10).


Sehingga, sebelum melakukan upaya jemput paksa, tim penyidik akan melihat kondisi di wilayah Papua demi menjaga keselamatan rakyat.

"Kita akan tetap melihat kondisi di sana seperti apa, apakah kondusif? Gitu kan,” pungkas Alex.

Dalam kasus ini, tim penyidik menemukan dan mengamankan dokumen aliran uang usai menggeledah rumah Lukas Enembe di Jakarta Utara dan kantor perusahaan swasta.

Penggeledahan itu dilakukan pada Kamis (13/10). Bukti yang diamankan itu diduga kuat dapat menerangkan perbuatan tersangka Lukas.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Penunjukan Nanik S. Deyang Kepala MBG Sesuai Hasil Evaluasi

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:13

Turun Gunung Jokowi Dalam Rangka Cari Keselamatan

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:05

Gibran Ingin Birokrasi Berjalan Gesit dan Kolaboratif

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:01

Prabowo Apresiasi Peran Turki Bantu Pulangkan Sembilan WNI dari Tahanan Israel

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:56

Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Hanya Dituntut 2,5 Tahun Penjara

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:52

Warganet Anggap Penggeledahan Kantor BGN oleh Kejagung Drama Telenovela

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:45

Gebrakan Jampidsus Obrak-abrik Kantor BGN Patut Diacungi Jempol

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:42

Kunjungan ke Rusia, AHY Bawa Pulang Proyek PLTN Terapung hingga Kapal Cepat

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:41

DPR Dukung Kejagung Geledah BGN Usut Dugaan Korupsi MBG

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:07

Istana Respons Kabar Penangkapan Eks Kepala BGN oleh Kejagung

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:06

Selengkapnya