Berita

Rampai Nusantara melantik pengurus Provinsi Bengkulu pada Sabtu, 15 Oktober 2022/Net

Nusantara

Deklarasi di Bengkulu, Rampai Nusantara Siap Kawal BLT untuk Masyarakat

MINGGU, 16 OKTOBER 2022 | 11:16 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Organisasi Rampai Nusantara terus melebarkan sayapnya dan berkomitmen untuk membantu pemerintah, termasuk mengawal Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari pemerintah.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum Rampai Nusantara, Mardiansyah ketika Deklarasi dan Pelantikan pengurus Rampai Nusantara Provinsi Bengkulu pada Sabtu (15/10).

Mardiansyah mengatakan, bantuan pemerintah bagi masyarakat sangat berarti saat ini. Untuk itu, pengawalan BLT agar tepat sasaran pada masyarakat yang berhak menerima menjadi salah satu konsen Rampai Nusantara di seluruh Indonesia.


"Kami instruksikan dan selalu ingatkan pengurus melakukan kerja-kerja yang menyentuh langsung kepada masyarakat dan kembali saya tegaskan untuk kawal BLT agar tepat sasaran tanpa pemotongan,” kata Mardiansyah.

Dengan pemotongan subsidi BBM beberapa waktu lalu, ia mengatakan, BLT menjadi kompensasi. Kehadiran bantuan itu juga diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat bawah tetap stabil jika tepat sasaran dan membantu masyarakat untuk bertahan hidup.

Aktivis 98 berharap kehadiran Rampai Nusantara Bengkulu dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat.

Di sisi lain, Ketua Dewan Eksekutif Wilayah RN Bengkulu Hendri Satrio menyampaikan pihaknya akan segera mematangkan kerja-kerja ke depan.

Dengan kehadirannya di Bengkulu, Rampai Nusantara telah resmi berdiri dan memiliki pengurus di 21 wilayah Indonesia. Sebelum Bengkulu, Rampai Nusantara telah hadir di DKI Jakarta, Jawa Barat, Lampung, Jawa Tengah, DIY, Banten, Riau, Jawa Timur, Bali, NTB, Sumbar, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan,Jambi, Kalimantan Utara, Kepulauan Riau, Bangka Belitung, dan Kalimantan Selatan.

Selain itu, dalam waktu dekat akan menyusul deklarasi untuk wilayah, Gorontalo dan Kalimantan Utara.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya