Berita

Kongres Partai Komunis China (PKC) resmi dimulai pada hari ini, Minggu, 16 Oktober 2022/Net

Dunia

Kongres Partai Komunis China Resmi Dimulai, Xi Jinping Berikan Laporan

MINGGU, 16 OKTOBER 2022 | 10:28 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kongres Partai Komunis China (PKC) resmi dimulai pada hari ini, Minggu (16/10) di Beijing. Pada Kongres kali ini, Presiden Xi Jinping hampir dipastikan akan mengambil masa jabatan ketiga sebagai Sekjen PKC.

Sekitar 2.300 delegasi dari seluruh negeri telah berkumpul di Aula Besar Rakyat, di mana Xi menyampaikan laporannya tak lama setelah upacara pembukaan pada pukul 10 pagi waktu setempat.

Xi memulai pidatonya dengan ringkasan prestasi PKC selama lima tahun terakhir, menyoroti kemajuan dalam pengentasan kemiskinan, pertahanan nasional dan diplomasi.


"Partai telah memimpin rakyat secara efektif menanggapi situasi internasional yang parah dan kompleks, dengan tegas menjaga keamanan nasional, menangkis risiko besar dan menjaga stabilitas sosial," kata Xi, seperti dikutip dari The Straits Times.

Laporan Xi juga menjelaskan prioritas kebijakan negara dan arahan tentang kemungkinan perubahan pada pendekatan Zero Covid, ekonomi, hingga kebijakannya terhadap Taiwan.

Artinya, ini akan menjadi peta jalan bagi China untuk lima hingga 10 tahun ke depan.

Selama kongres selama seminggu, sekitar 2.300 delegasi akan memilih Komite Sentral yang beranggotakan 370 orang.

Komite Sentral pada gilirannya, pada pleno pertamanya, memilih tujuh anggota Komite Tetap Politbiro atau puncak kekuasaan di China, Politbiro dengan 18 anggota lainnya, serta Komisi Militer Pusat.

Amandemen Konstitusi partai diharapkan dapat mengangkat ideologi politik Xi yang telah diabadikan pada kongres partai terakhir.

Kongres juga dapat memberikan gelar seperti "Navigator" dan "Pemimpin Rakyat" pada Xi, menempatkannya setara dengan Ketua Mao Zedong yang dikenal sebagai "Pemimpin Hebat".

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya