Berita

Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang, usai menerima Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Hasyim Asyari/RMOL

Politik

Pede Bisa Masuk Parlemen, Hanura Belum Mau Bongkar Koalisi dan Capres yang Didukung

SABTU, 15 OKTOBER 2022 | 20:11 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pemilu Serentak 2024 menjadi pesta demokrasi yang dijadikan momentum oleh Partai Hanura untuk bisa duduk di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Selatan.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang, usai menerima Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Hasyim Asyari dan jajarannya yang melaksanakan verifikasi faktual dengan mengunjungi langsung Kantor DPP Partai Hanura di The City Tower lantai 18, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (15/10).

Sosok yang karib disapa Oso ini meyakini Partai Hanura bisa lolos tahap verifikasi faktual dan menjadi peserta pemilu, mengingat persiapan yang dilakukan pihaknya jauh berbeda dengan ketika di Pemilu Serentak 2019.


"Persiapan lebih canggih dari yang dulu, KPU-Bawaslu semuanya diisi oleh orang baru. Mereka sudah melihat dulu dan sekarang, kantor (DPP Partai Hanura) tak berubah. Orang-orang semua hadir dan KPU menyatakan, bahwa partai ini masih berada di tempat yang sama dan sah," katanya.

Salah satu aspek yang membuat Oso yakin bisa mendapat kuris di parlemen adalah karena melihat kerja keras jajarannya yang berhasil merekrut anggota dari kalangan perempuan hingga mencapai batas minimal 30 persen dari total jumlah anggota.

Melalui keterwakilan perempuan itu pula, Oso percaya diri dengan targetnya bisa masuk parlemen, mengingat perempuan menjadi slah satu kekuatan penting bagi parpol.  

"Target menang enggak usah pakai persentase-persentase lah. Kalau persentase tapi nggak menang ngapain? Jadi, target kita menang dan masuk parlemen (DPR RI)," ujarnya.

Meski sudah memiliki target, Oso masih belum mau mengungkap arah politik parpolnya untuk Pilpres 2024 mendatang.

Dia mengatakan, persoalan koalisi maupun arah dukungan Hanura terhadap sosok capres masih belum bisa disampaikan sekarang ini.

Hanya saja yang jelas, dia memastikan Partai Hanura akan mendukung barisan koalisi dan juga capres yang akan menang, mengingat track record dalam hal dukung mendukung tak pernah salah.

"Dari jaman Soeharto, Habibie, Gus Dur Megawati, SBY, Jokowi, kami selalu hadir. Dengan suasana baru, Hanura akan bangkit, jaya dan menang," demikian Oso menutup.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya