Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Presiden Jokowi Wanti-wanti Soliditas Polri Hadapi Tahun Politik 2024

SABTU, 15 OKTOBER 2022 | 14:51 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Soliditas anggota Polri menjadi satu hal yang disoroti Presiden Joko Widodo, khususnya di saat ini telah memasuki tahun politik 2024.

Hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo saat memberikan arahan para pejabat utama Mabes Polri, kepala kepolisian daerah (Kapolda), hingga kepala kepolisian resor (Kapolres) seluruh tanah air, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (14/10).

"Hati-hati ini sudah masuk tahun politik. Jadi harus ditunjukkan solidaritas di internal Polri," ujar Jokowi dikutip dari video yang diposting melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden, Sabtu (15/10).


Jokowi menegaskan, tahapan Pemilu Serentak 2024 sudah berjalan sejak Juni 2022 yang lalu. Sehingga menurutnya, harus ditunjukkan soliditas di internal Polri terlebih dahulu, baru ketika rampung ditingkatkan soliditas Polri dengan TNI.

"Itu yang akan mengurangi tensi politik ke depan. Soliditas. Harus ada kepekaan, posisi politik ini seperti apa sih," ucap Jokowi.

Mantan Walikota Solo ini menyebutkan, seluruh petinggi Polri di berbagai daerah perlu emastikan dirinya independen, akan tetapi bukan berarti buta politik.

"Karena Saudara-saudara adalah pimpinan-pimpinan tertinggi di wilayah masing-masing. Sense of politic-nya juga harus ada. Tidak bermain politik, tetapi mengerti masalah politik karena memang kita akan masuk dalam tahapan tahun politik," demikian Jokowi menambahkan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya