Berita

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri/RMOL

Hukum

Firli Bahuri: Media Massa Punya Peran Penting dalam Mewujudkan Tujuan Negara

JUMAT, 14 OKTOBER 2022 | 23:01 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Punya peran penting dalam mewujudkan tujuan negara, salah satunya mencerdaskan kehidupan bangsa, media massa diharapkan tidak salah dan keliru dalam menulis  informasi yang didistribusikan kepada publik.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri di acara malam keakraban bersama wartawan dalam kegiatan media gathering yang diselenggarakan di Leuweung Geledegan Ecolodge, Bogor pada Jumat malam (14/10).

Awal sambutannya, Firli menyampaikan apresiasi terhadap rekan-rekan media lantaran media memberitakan informasi kinerja-kinerja KPK kepada publik.


"Rasanya informasi dari KPK tidak akan bisa sampai ke seluruh dunia, seluruh penjuru tanpa rekan-rekan (wartawan) semua. Maka itu saya dari pimpinan dan segenap insan KPK ucapakan terimakasih," ujar Firli seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Jumat malam (14/10).

Firli menilai, wartawan telah membantu dalam rangka mewujudkan tujuan negara, salah satunya adalah mencerdaskan kehidupan bangsa.

"Untuk itu, karena rekan-rekan memegang peran penting dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, jangan salah dan keliru dalam menulis, jangan salah membuat kata dan kalimat," kata Firli.

Karena kata Firli, jika wartawan salah membuat kata dan keliru, maka dianggap gagal mencerdaskan kehidupan bangsa. Bahkan, bisa dianggap menggagalkan tujuan negara, yakni melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.

"Dengan satu kalimat rekan-rekan, Indonesia bisa goncang," terang Firli.

Hal itu lah kata Firli, menjadi salah satu alasan dirinya tidak ingin cepat menjawab ketika ada pertanyaan dari wartawan. Firli mengaku terus berpikir ulang dampaknya kepada publik ketika pernyataannya disampaikan kepada publik melalui media massa.

Selain itu, Firli juga kembali menyampaikan soal Trisula Pemberantasan Korupsi, yakni melalui pendidikan dan peran serta masyarakat, pencegahan, dan penindakan. Khusus untuk pendidikan kata Firli, dianggap mampu menyelesaikan persoalan korupsi di Indonesia.

"Karena itu, trisula, terus menggaungkan, pendidikan masyarakat dan peningkatan peran serta masyarakat dalam rangka membangun budaya antikorupsi," jelas Firli.

Karena itu kata Firli, KPK sesuai dengan amanat UU, membentuk Kedeputian Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat.

"Itu penting, karena kita yakin tidak mungkin korupsi bisa diatasi oleh KPK sendiri, maka perlu pendidikan masyarakat, dan peningkatan peran serta masyarakat," tutur Firli.

Dalam acara di hari pertama ini, turut hadir Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dan Nurul Ghufron, Sekretaris Jenderal (Sekjen) KPK Cahya H Harefa, Jurubicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK Ali Fikri, Jurubicara Bidang Pencegahan KPK Ipi Maryati, dan pejabat struktural KPK lainnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Herman Deru Perintahkan Jalinsum Diperbaiki Usai Tragedi Bus ALS

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:22

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:01

Politik Mesias Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:27

Saksi Sidang di PN Jakbar Dikejar-kejar hingga Diduga Dianiaya

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:06

Pendidikan Bukan Komoditas Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:03

Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:32

Kritik Amien Rais Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14

Selengkapnya