Berita

Menko Polhukam Mahfud MD/Net

Hukum

Mahfud MD: Kandungan Gas Air Mata Kadaluarsa Berbahaya atau Tidak, Sedang Diperiksa di Laboratorium

RABU, 12 OKTOBER 2022 | 01:33 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Polri telah mengakui kalau gas air mata yang dipakai saat mengamankan laga Arema Vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang telah kadaluarsa.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo bahkan menegaskan, gas air mata yang sudah kadaluarsa justru tidak lagi efektif lantaran senyawa kimia di dalamnya sudah berkurang.

Terkait hal ini, Ketua Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Mahfud MD mengatakan kalau hal tersebut saat ini tengah dipastikan melalui pemeriksaan di laboratorium.


“Menyangkut dengan kandungan gas air mata apakah daluarsa itu berbahaya atau sejauh mana tingkat kebahayaannya lebih berbahaya atau tidak berbahaya daripada yang tidak daluwarsa, sedang diperiksa di laboratorium,” kata Mahfud di Kantor Kemenko Polhukam, Selasa (11/10).

Rencananya, kata Mahfud, TGIPF akan menyampaikan kesimpulan berikut dengan analisis sesuai dengan fakta yang didapat untuk diserahkan kepada Presiden Joko Widodo.

“Jadi kalau dulu kami minta satu bulan, presiden menyatakan kalau bisa dua minggu, kami InsyaAllah lebih cepat lagi 10 hari saja artinya hari Jumat ini sudah bisa diserahkan,” ujar Mahfud.

Adapun hari ini, kata Mahfud, TGIPF sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak, yaitu LPSK, PSSI, PT Liga Indonesia Baru dan Indosiar selaku broadcaster. Serta, tambah Mahfud, pemeriksaan terhadap masyarakat sipil.

“Mengkonfirmasi beberapa hal yang dinilai sebagai kelemahan atau kesalahan di dalam penerapan standar peraturan yang semestinya dilaksanakan dalam pelaksanaan pertandingan,” demikian Mahfud MD.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

UPDATE

Wisatawan Banjiri Kepulauan Seribu saat Libur Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Meruya, 75 Petugas Pemadam Diterjunkan

Selasa, 24 Maret 2026 | 00:00

10 Desa di NTT Terdampak Banjir

Senin, 23 Maret 2026 | 23:27

KPK Bawa Yaqut Cholil Qoumas ke RS Polri

Senin, 23 Maret 2026 | 23:05

Pengunjung Diimbau Tak Buang Sampah Sembarangan di Taman Bendera Pusaka

Senin, 23 Maret 2026 | 23:01

Yaqut Cholil Kembali ke Rutan KPK

Senin, 23 Maret 2026 | 22:48

Kim Jong Un Terpilih Lagi jadi Presiden Korut

Senin, 23 Maret 2026 | 21:45

Benang Kusut Pengelolaan Keuangan, Kepala BKAD Purwakarta Diminta Mundur

Senin, 23 Maret 2026 | 21:17

Arus Balik H+2 Lebaran Mulai Terlihat di Terminal Rajabasa

Senin, 23 Maret 2026 | 20:24

Pimpinan MPR Sambut Baik Langkah Presiden Prabowo Percepat Transisi Energi

Senin, 23 Maret 2026 | 19:55

Selengkapnya