Berita

Anggota Komisi X DPR RI Himmatul Aliyah saat menyapa masyarakat dalam masa reses di Kelurahan Kebon Sirih Jakarta Pusat/Ist

Politik

Legislator Gerindra: Dengan Kualitas Pendidikan yang baik, Kekayaan Indonesia dapat Dikelola Mandiri

SELASA, 11 OKTOBER 2022 | 18:13 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Masyarakat khususnya generasi muda, tidak perlu ragu untuk bercita-cita berpendidikan tinggi. Pasalnya, ada banyak program beasiswa yang disiapkan pemerintah untuk pendidikan, salah satunya Program Indonesia Pintar (PIP).

Begitu dikatakan anggota Komisi X DPR RI Himmatul Aliyah saat menyapa masyarakat dalam masa reses di Kelurahan Kebon Sirih Jakarta Pusat, Selasa (11/10).

Kata dia, pendidikan adalah salah satu aspek penting membangun peradaban. Menurutnya, adanya bantuan pendidikan yang diberikan pemerintah untuk rakyat adalah cara agar bisa mewujudkan cita-cita Indonesia Emas pada 2045.


"Dengan perbaikan kualitas pendidikan melalui bantuan-bantuan beasiswa, maka kekayaan alam kita akan bisa kita kelola secara mandiri. Cita-cita Indonesia Emas pada 2045 bisa terwujud maksimal," ujar Himmatul.

Legislator Partai Gerindra ini, meminta kepada konstituennya di Dapil Jakarta II untuk segera mendaftarkan beasiswa PIP bagi yang belum mendapatkan.

Dia memastikan, Tim Rumah Aspirasi Himmatul Aliyah siap melayani dan memperjuangkan bantuan beasiswa tersebut untuk masyarakat.

"Tugas saya dari partai untuk terus melayani dan menyerap aspirasi masyarakat. Adapun berbagai bantuan beasiswa pendidikan untuk warga melalui Komisi X silakan datang ke Rumah Aspirasi Himmatul Aliyah kami akan perjuangkan," ujar terangnya.

"Pembukaan pendaftaran PIP tahap satu dimulai bulan Januari. Silakan ibu bapak daftarkan anaknya, kami akan perjuangkan," imbuhnya.

Selain itu, dia juga menyampaikan perjuangannya menaikan bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang tadinya Rp 2,4 juta menjadi Rp 12 juta per semester.

"KIP kuliah tadinya cuma Rp 2,4 juta. Bagaiamana cukup untuk biaya kuliah, saya protes dengan kementerian. Dan akhirnya teman-teman partai lain ikut protes agar nominal bantuan perkuliahan ini bisa ditingkatkan," katanya.

"Alhamdulillah akhirnya disetujui karena Gerindra cukup didengar pemerintah. Sekarang jadi Rp 12 juta maksimal per semester," demikian Himmatul.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya