Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Net

Politik

Pengamat: Pernyataan Hasto Bentuk Kekhawatiran pada Elektabilitas Anies Baswedan

SELASA, 11 OKTOBER 2022 | 14:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto yang menyebut warna “biru” terlepas dari pemerintahan Presiden Joko Widodo, merupakan bentuk kekhawatiran terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang diusung Partai Nasdem sebagai capres pada Pilpres 2024.

Begitu kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu di Jakarta, Selasa (11/10).

“Kekhawatiran itu rasional mengingat Anies menunjukkan performa elektabilitas yang baik, terlebih Nasdem selama ini dianggap bisa dikendalikan, tetapi rupanya tidak,” kata Dedi Kurnia.


Pengamat Politik jebolan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini menilai, Hasto seperti merasa menguasai Nasdem, sehingga selama ini dia anggap Nasdem harus satu suara soal pencapresan 2024. Itu lantaran Nasdem masih bagian dari koalisi pemerintahan Presiden Jokowi.

“Padahal tidak. Nasdem meskipun mitra pemerintah, tetap punya hak dalam menentukan dukungan Capres mendatang, termasuk Anies,” tuturnya.

“Bisa saja, statemen Hasto ini bentuk ketakutannya soal kekuatan Nasdem saat digabung dengan Anies,” imbuh Dedi Kurnia.

Menurut Dedi, statement Hasto terlalu sentimentil, karena mengaitkan keputusan politik Nasdem dengan hubungan koalisi pemerintah.

“Hasto seharusnya tidak terlalu sering lakukan serangan ke mitra pemerintah, karena bisa saja akan membuat PDIP terpuruk. Terlebih Anies punya pengaruh cukup kuat, termasuk menguatkan Nasdem,” tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya