Berita

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto/Net

Politik

PDIP Dinilai Sedang Menantang Duel Nasdem di Pilpres 2024

SELASA, 11 OKTOBER 2022 | 11:24 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang menyebut warna “biru” terlepas dari pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) merupakan sindiran keras terhadap Partai Nasdem yang telah mengusung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai capres pada Pilpres 2024.

Begitu kata Direktur Eksekutif Voxpoll Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu di Jakarta, Selasa (11/10).

Menurut Pangi, PDIP seolah secara terbuka menyatakan siap “duel” dengan Partai Nasdem pada Pemilu 2024.


“Persis (PDIP ngajak Nasdem duel). Artinya Nasdem dan PDIP siap untuk bertanding dalam kontestasi elektoral pilpres 2024,” kata Pangi.

Pengamat politik jebolan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini menyebut, pernyataan anak buah Megawati Soekarnoputri tersebut telah menyampaikan pesan secara terbuka bahwa PDIP menilai Nasdem bukan lagi bagian dari pemerintahan Jokowi. Itu lantaran Nasdem mengusung Anies Baswedan.

“Bagi PDIP bahwa Nasdem bukan lagi bagian dari koalisi Jokowi,” katanya.

“Walaupun tidak ada hubungannya, sebab menteri sekarang adalah kerja keras nasdem memenangkan Jokowi pada pilpres 2019, tapi kita ngak tahu apakah ada etika dan fatsun politik di era pemerintahan sekarang, harusnya tidak wajib kader menteri Nasdem (di kabinet) mundur,” demikian Pangi.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

UPDATE

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Mojtaba Khamenei

Jumat, 05 Juni 2026 | 08:19

Dolar AS Melemah dari Level Tertinggi Imbas Prospek Damai Timur Tengah

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:52

Emas dan Perak Menguat Jelang Rilis Data Tenaga Kerja AS

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:40

BEI Bidik Dana Besar dari Dalam dan Luar Negeri demi Topang IHSG

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:17

Bursa Eropa Hijau, Saham Bank dan Airbus Pimpin Reli

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:06

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Kenaikan Bahan Baku Berimbas terhadap Industri Makanan dan Minuman

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:54

Artis Fabiola Gabung Sindikat Penipuan Online

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:43

Hantu Kurs Dolar

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:28

Inflasi Kehormatan Letkol Teddy Indra Wijaya

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:08

Selengkapnya