Berita

Razia simpatik yang dilakukan oleh Lapas Kelas IIA Cibinong pada 10 Oktober 2022/Ist

Nusantara

Cegah Masuk Barang Terlarang, Lapas Cibinong Gelar Razia Simpatik

SENIN, 10 OKTOBER 2022 | 22:11 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Lapas Kelas IIA Cibinong menggelar razia simpatik dalam rangka kampanye Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Narkoba (P4GN) dengan menggeledah kamar-kamar hunian.

Ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh Lapas IIA Cibinong untuk menggugah kesadaran para warga binaan. Adapun untuk kali ini, Senin (10/10), razia simpatik dilakukan di seluruh kamar hunian narapidana di empat blok hunian.

Penggeledahan sendiri dipimpin langsung oleh Kalapas dengan didampingi oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) dan Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib.


Penggeledahan juga dibantu oleh Kasubsi Keamanan, Kasubsi Portatib dan dibantu oleh Staf KPLP, Staf Kamtib, Regu Pengaman.

"Pada penggeledahan simpatik ini hampir tidak ada tindakan hukum, jadi hanya mengingatkan. Penindakan hanya 20 persen, sisanya pemberitahuan," ujar Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Cibinong, Usman Madjid dalam keterangannya yang diterima redaksi.

Dijelaskan oleh Usman, penggeledahan ini mengikuti instruksi dari Kakanwil melalui Kadivpas, untuk menggelorakan kampanye P4GN di lingkungan permasyarakatan.

"Kita juga melakukan pengecekan jalur listrik yang tidak sesuai peruntukan dan standarisasi," jelas Usman seusai razia simpatik.

Dalam pelaksanaan kegiatan rutin tersebut, setiap kamar hunian diberikan 1 plastik berukuran jumbo untuk diisi barang-barang yang tak terpakai oleh warga binaan.

Kepala KPLP Nurhamdan menyebut, seluruh warga binaan mendukung dan bekerja sama dengan baik dalam proses penggeledahan rutin tersebut.

"Hasil penggeledahan, kita menemukan sejumlah handphone, kabel charger, headset, senjata tajam berupa pisau, gunting, dan besi," ujarnya.

Sementara itu, barang bukti hasil penggeledahan dicatatkan dalam berita acara serah terima penggeledahan. Kemudian diamankan untuk dimusnahkan.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya