Berita

Salah satu tim kuasa hukum tersangka Lukas, Aloysius Renwarin (kemeja oranye)/RMOL

Hukum

Pengacara Bilang Lukas Enembe Hanya Mau Diperiksa KPK di Lapangan Terbuka Disaksikan Masyarakat Adat Papua

SENIN, 10 OKTOBER 2022 | 16:42 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kuasa hukum Gubernur Papua Lukas Enembe (LE) meminta agar pemeriksaan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Lukas sebagai tersangka dilakukan di lapangan terbuka di Jayapura, Provinsi Papua.

Hal itu disampaikan oleh salah satu tim kuasa hukum tersangka Lukas, Aloysius Renwarin saat mendatangi Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin siang (10/10).

"Pemanggilan terhadap Pak Lukas telah disepakati oleh keluarga dan masyarakat adat Papua, mereka menyatakan pemeriksaan Pak Lukas dilakukan di Jayapura, dilakukan disaksikan oleh masyarakat Papua di lapangan terbuka ketika diperiksa Pak Lukas begitu," ujar Aloysius kepada wartawan.


Hal itu pun kata Aloysius, baru bisa dilakukan setelah Lukas sudah sehat. Karena kata Aloysius, pemeriksaan yang dilakukan di lapangan terbuka merupakan budaya Papua.

"Bukan (diperiksa) sembunyi-sembunyi di KPK Jakarta, mereka minta tetap di Papua, secara terbuka di lapangan terbuka, begitu," katanya.

Hal itu pun kata Aloysius, juga berlaku ketika penyidik KPK hendak memeriksa anak dan istri tersangka Lukas. Mengingat kata Aloysius, menurut budaya Papua, perempuan dan anak dilindungi.

Soal pemeriksaan istri dan anak Lukas, Aloysius mengatakan bahwa kerabat Lukas harus diproses sesuai hukum adat. Alasannya, Lukas adalah seorang kepala suku besar, telah disahkan pada 8 Oktober kemarin oleh Dewan Adat Papua, terdiri dari 7 suku.

"Berarti semua urusan akan dialihkan kepada adat yang mengambil sesuai hukum adat yang berlaku di tanah Papua," pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya