Berita

Presiden Joko Widodo memberikan bantuan sosial kepada masyarakat/Net

Politik

Bupati Gorontalo Anggap Kebijakan Jokowi Bantu Permasalahan Rakyat

SABTU, 08 OKTOBER 2022 | 00:53 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Presiden Joko Widodo dinilai sanggup memberikan jalan keluar dari permasalahan-permasalahan yang dihadapi masyarakat. Berbagai kebijakan yang dikeluarkan oleh Jokowi mampu menjadi penolong bagi masyarakat untuk melewati berbagai persoalan yang mereka alami.

Kesanggupan Jokowi memberikan solusi terbaik untuk masyarakat diapresiasi oleh Bupati Kabupaten Gorontalo Nelson Pomalingo. Menurutnya, Jokowi sangat memperhatikan nasib rakyat yang dipimpinnya.

Salah satu gagasan Jokowi yang menurut Nelson sangat pro terhadap rakyat kecil adalah program bantuan sosial. Kebijakan tersebut dinilai tepat mengingat kondisi global yang mempengaruhi harga-harga di Tanah Air menjadi melonjak.


Nelson mengatakan program bantuan sosial ini adalah solusi paling ampuh di tengah kesulitan masyarakat. Sebab, gagasan tersebut menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya menengah ke bawah.

“Bantuan sosial ini berbicara tentang kebutuhan masyarakat utama, masyarakat miskin. Ini luar biasa. Saya sudah sampaikan terkait beberapa jaminan sosial dari pemerintah. Ini sangat membantu apalagi kondisi covid, krisis ekonomi, inflasi dan lainnya,” ujar Nelson.

Lebih lanjut Nelson menghimbau agar masyarakat penerima bantuan sosial dari pemerintah ini bisa memanfaatkannya dengan sangat baik. Di antaranya adalah sebagai modal usaha.

“Saya mohon (bantuan sosial) digunakan dengan baik, dengan produktif. Kadang kala semua ini kita gunakan untuk makan. Kenapa tidak digunakan untuk usaha, untuk menanam. Nanti hasilnya bisa kita rasakan,” ucapnya.

Presiden Jokowi menambah anggaran bantalan sosial sebesar Rp 24,17 triliun untuk dialokasikan kepada masyarakat. Bantuan tersebut  didistribusikan kepada 20,65 juta kelompok atau keluarga penerima manfaat dalam bentuk bantuan langsung tunai (BLT).

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

H+3 Lebaran Emas Antam Stagnan, Buyback Merosot Rp80 Ribu

Selasa, 24 Maret 2026 | 10:01

NTT Butuh Alat Berat dan Logistik Mendesak Pasca Banjir dan Longsor

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:47

Rahasia AC Mobil Tetap Beku di Tengah Kemacetan Arus Balik Lebaran 2026

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:40

Prabowo Telepon Presiden Palestina, Tegaskan Solidaritas dari Indonesia

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:34

Harga Minyak Anjlok 11 Persen

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:22

Menanti Pembukaan Bursa Usai Libur Lebaran: Peluang dan Risiko di Pasar Saham RI

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:01

Saham-saham Asia Terbang Usai Keputusan Trump

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:44

Iran: Tidak Ada Negosiasi dengan AS, Itu Berita Bohong untuk Manipulasi Pasar

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:33

Pasar Saham AS Melonjak Setelah Trump Tunda Serangan ke Iran

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:18

Leonid Radvinsky Wafat: Jejak Sang Raja Platform OnlyFans yang Fenomenal

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:07

Selengkapnya