Berita

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam Indonesia Islamic Economic Forum (IIEF) ke-9 di Jakarta Convention Center (JCC) pada Jumat (7/10)/Repro

Bisnis

Di IIEF, Perry Warjiyo: Ekonomi Syariah Bukan Persoalan Agama

JUMAT, 07 OKTOBER 2022 | 17:54 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pengembangan ekonomi dan keuangan syariah ikut menjadi bagian dari prioritas nasional Indonesia selama presidensi G20, di samping ekonomi inklusif dan hijau.

Hal ini lantaran ekonomi syariah adalah model bisnis yang telah mengglobal. Bahkan banyak negara non-Muslim justru menguasai pasar halal.

"Economy syariah is not about religion. Itu bagian dari model bisnis yang telah mengglobal," ujar Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam Indonesia Islamic Economic Forum (IIEF) ke-9 bertajuk "Strategi Penguatan Ekosistem Halal Global dalam Upaya Mendukung Indonesia sebagai Pusat Ekonomi Syariah Dunia" yang digelar Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) di Jakarta Convention Center (JCC) pada Jumat (7/10).


Pada kesempatan itu, Perry yang merupakan Ketua Dewan Pakar MES menyoroti banyaknya negara non-Muslim yang justru bisa menguasai pasar produk halal.

Misalnya Korea, Jepang, Thailand, Australia, dan bahkan Brasil, mampu menjadi pengekspor daging halal global. Sementara fashion halal diekspor oleh China.

"Jadi kalau kita bicara halal and economy finance, bukan hanya masalah Islam (atau) non-Islam, tapi adalah model bisnis global," tekan Perry.

Seiring dengan bertumbuhnya umat Muslim dunia dan meningkatnya kebutuhan terhadap produk halal, maka model bisnis ekonomi dan keuangan syariah merupakan pilihan, termasuk untuk non-Muslim.

Jika mengacu pada data State of the Global Islamic Economy 2022, umat Muslim di dunia menghabiskan 2 triliun dolar AS pada 2021 di sektor-sektor industri halal, mulai dari makanan, farmasi, hingga pariwisata.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

UPDATE

Dapur Emak-emak Dipastikan Terdampak Perang Timur Tengah

Kamis, 05 Maret 2026 | 05:39

Kematian Siswa di Bengkulu Utara Tidak Terkait MBG

Kamis, 05 Maret 2026 | 05:15

Pelaku Penculikan Satu Keluarga di Jombang Berhasil Diringkus Polisi

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:59

Perdagangan, Kapal dan Selat Hormuz

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:39

Komnas Haji Desak KY Ikut Pantau Sidang Praperadilan Gus Yaqut

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:15

DPRD Kota Bogor Terima Curhatan soal Syarat Pengurus RT/RW

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:59

Kesalahan Oknum Polisi Jangan jadi Alat Menyerang Institusi

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:40

Pelaku Pembunuhan Bocah di KBB Dijerat 20 Tahun Penjara

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:21

Rocky Gerung: Damai Adanya di Surga, Perang Pasti akan Berlanjut

Kamis, 05 Maret 2026 | 02:55

DPRD Kota Bogor Godok Aturan Baru Penyelenggaraan Kesehatan

Kamis, 05 Maret 2026 | 02:33

Selengkapnya