Berita

Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu malam (1/10)/Net

Politik

Pimpinan Komisi X Sesalkan TGIPF Kanjuruhan Tidak Libatkan Perempuan

KAMIS, 06 OKTOBER 2022 | 10:37 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Tim gabungan independen pencari fakta (TGIPF) bentukan pemerintah untuk menginvestigasi Tragedi Kanjuruhan disesalkan karena tidak melibatkan perempuan.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian menyesalkan tidak adanya representasi perempuan dalam angota tim investigasi tersebut. Padahal, keterlibatan perempuan dalam TGIPF penting lantaran korban peristiwa di Stadion Kanjuruhan itu juga ada kaum perempuan dan anak-anak.

"Saya menyesalkan sama sekali tidak ada anggota perempuan dalam TGIPF. Padahal banyak ahli perempuan. Salah satunya adalah Dr. Lilik Sudarwati sebagai Ketua Ikatan Psikologi Olahraga (IPO),” kritik Hetifah kepada wartawan, Kamis (6/10).


Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan ini menilai bahwa pandangan dan representasi perempuan dalam TGIPF menjadi penting.

“Harus ada pandangan ahli perempuan mengingat banyak suporter perempuan yang menjadi korban dan mengalami trauma. Belum lagi ratusan ibu yang kehilangan anaknya,” katanya.

Lebih lanjut, Hetifah mendorong adanya evaluasi keamanan penyelenggaraan kegiatan olahraga yang lebih gender inklusif. Pasalnya, penonton sepak bola tidak hanya dari kaum lelaki, tapi tak sedikit dari perempuan.

“Perlu ada kalkulasi jumlah penonton perempuan serta mitigasi kerusuhan. Tidak sedikit penonton perempuan yang membawa anak. Anak-anak secara fisik tentu lebih rentan dibanding orang dewasa. Jika terjadi kerusuhan, mereka perlu diamankan," sambungnya.

Dalam konferesi pers, Mahfud MD menyampaikan susunan pimpinan keanggotaan TGIPF. Pada jajaran pimpinan, tim tersebut akan diketuai Mahfud MD (Menkopolhukam), Wakil Ketua oleh Zainuddin Amali (Menpora) dan Sekretaris oleh Nur Rochmad (mantan Jaksa Agung Muda Pidana Umum).

Sedangkan pada jajaran anggota, tim tersebut diisi oleh 10 orang. Diantaranya adalah Prof. Dr. Rheinald Kasali (Akademisi UI), Prof. Dr. Sumaryanto (Rektor UNY), Akmal Marhali (Koord. Save our Soccer), Anton Sanjoyo (Harian Kompas), Nugroho Setiawan (Mantan Pengurus PSSI).

Letjen TNI (Purn) Doni Monardo (Mantan Ketua BNPB), Letjen TNI (Purn) Dr. Suwarno S.IP.M.Sc (Waketum 1 KONI), Irjen Pol (Purn) Sri Handayani (Mantan Wakapolda Kalbar), Laode M Syarif S.H.,LLM., Ph.D (Kemitraan), juga Kurniawan Dwi Yulianto (Mantan pemain timnas/Asisten Pelatih Como).

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya