Berita

Direktur Riset Indonesia Parlamen Studies (IPS) Arman Salam/RMOL

Politik

Arman Salam: Nasdem Bacapreskan Anies Baswedan Langkah Berani dan Cerdas

KAMIS, 06 OKTOBER 2022 | 05:16 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Dari hasil survei berbagai lembaga, posisi Capres unggulan sampai sekarang masih berkutat pada tiga namanya yakni Prabowo Subianto,  Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.

Menurut Direktur Riset Indonesia Parlamen Studies (IPS) Arman Salam, konstelasi nama masih statis pada itu itu saja dan nampaknya potensi para kuda hitam masih tertahan belum maksimal.

"Nampaknya memang tiga nama itu bakal maju sebagai Capres. Bisa juga tambah Puan Maharani jika PDIP tetap memaksakan," demikian kata Arman kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (6/10).


Analisa Arman, secara  hitungan di atas kertas bakal ada tiga pasang calon yang akan maju,  bisa empat dengan memaksakan Puan Maharani sebagai jagoan PDIP dengan singel fighter.

"Karena PDIP bisa sendiri tanpa koalisi atau kerjasama kalau istilah Megawati," jelas Arman.

Dalam pandangan Arman, langkah Nasdem deklarasikan Anies sebagai Capres adalah langkah berani sekaligus cerdas. Berani karena menutup potensi calon potensial lain bisa merapat, tapi lebih karena Anies bisa mengerek suara Nasdem di Pileg.

"Tentu langkah Nasdem tidak gegabah pasti sudah ada loby di belakang panggung dengan partai lain, tinggal masalah porsi kepentingan saja nampaknya dan bukan hal yang prinsip," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya