Berita

Gubernur DKI Jakara Anies Baswedan dideklarasikan sebagai Bacapres/RMOL

Politik

Sultan B. Najmudin: Nominasi Capres Sangat Penting Bagi Demokrasi

KAMIS, 06 OKTOBER 2022 | 02:55 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Wakil ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B. Najmudin menyambut baik deklarasi Partai Nasionalis Demokrat (Nasdem) yang sejak dini mengumumkan bakal Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan.

Menurut Sultan, sebagai lembaga yang berperan dalam regenerasi kepemimpinan bangsa, langkah Partai Nasdem harus diapresiasi karena menjadikan Anies sebagai preferensi Partai Nasdem dalam mencapreskan.

"Setidaknya hal ini dapat memenuhi kebutuhan literasi figur politik bagi masyarakat dalam menguji dan menilai integritas, kapasitas serta kapabilitas calon pemimpinnya sejak awal", ungkap Sultan melalui keterangan resminya pada Rabu (05/10).


Dalam sistem politik multi partai, kata Sultan, Indonesia  membutuhkan partai politik dengan kepercayaan diri dan keberanian politik seperti yang dilakukan oleh Partai Nasdem. Ini tentu sangat baik dan merupakan angin segar bagi masa depan demokrasi Indonesia.

"Negara Demokrasi dengan sistem presidensial seperti Indonesia sangat membutuhkan proses rekruitmen dan seleksi kepemimpinan politik Nasional yang ketat. Sehingga rakyat sebagai pemilik kedaulatan negara tidak justru diberikan pilihan yang tidak memenuhi syarat kepemimpinan Nasional dan terbatas oleh partai politik", tegas Sultan.

Lebih lanjut mantan Wakil Gubernur Bengkulu ini meminta agar dalam proses nominasi calon pemimpin nasional yang penuh dengan dinamika politik ini tidak justru menimbulkan perpecahan sosial politik di tengah masyarakat.

Tambah Sultan, partai politik harus mampu menjadi pionir bagi terwujudnya proses politik yang damai dan menggembirakan bagi masyarakat.

"Partai politik memiliki tugas konstitusional yang luhur dan besar dalam proses nominasi calon pemimpin bangsa. Kami percaya semua partai politik memiliki kandidat bakal capres yang sama baik kualitasnya, sehingga sangat tidak elok jika dalam proses nominasi politik capres ini, terjadi dinamika politik yang tidak kondusif bagi situasi sosial dan ekonomi nasional", tutupnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya