Berita

Saringan sampah yang dibangun oleh Sudin Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur/RMOLJakarta

Nusantara

Pakai Dana APBD Rp 9,9 M, Saringan Sampah di Cawang dan Kramat Jati Rampung Akhir Tahun

SELASA, 04 OKTOBER 2022 | 23:51 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sudin Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur tengah membangun dua rotary screen atau saringan sampah di dua lokasi berbeda, yakni pintu air Cawang Wika dan pintu air Kramat Jati di Jl Dato Tonggara. Proses pembangunan sudah mencapai 50 persen dan ditargetkan rampung pada Desember mendatang.

Kasudin SDA Kota Jakarta Timur, Wawan Kurniawan mengatakan, dua rotary screen ini dibangun untuk mengatasi volume sampah saat hujan deras atau ada banjir kiriman dari Depok, Jawa Barat, yang masuk ke wilayah Jakarta Timur.

“Pembuatan saringan sampah ini sudah dikerjakan sejak 19 Juli  dan targetnya pada akhir November mendatang tuntas. Saat ini, progresnya sekitar 50 persen dan di lapangan sedang dilakukan pembuatan dudukan saringan sampahnya," kata Wawan, Selasa (4/10).


Rotary Screen di saluran Phb (penghubung) Cawang Wika untuk menjaring sampah agar tidak masuk ke kali Cipinang. Begitu juga pintu air Dato Tonggara Kramat Jati, untuk membersihkan sampah yang terbawa arus di Kali Cipinang.

Nilai kontrak dua alat penyaring sampah ini mencapai Rp 9,9 miliar dari APBD 2022. Menurut Kepala Seksi Pengelolaan Sarana Sudin SDA Jakarta Timur, Ikhwan Maulani, proyek rotary screen itu lebih tinggi nilai anggarannya pada mekaniknya, atau mesin penyaring sampahnya.

"Kalau rotary screen-nya masih dalam proses perakitan di workshop. Sedangkan, di lokasi pemasangan masih dalam proses pembangunan, yakni pembuatan dudukan rotary,” terang Ikhwan.

Sistem kerja rotary screen yakni menjaring semua sampah yang mengalir di sungai lalu kemudian diangkat ke atas permukaan air melalui konveyor, untuk dibawa menuju bak sampah yang disiapkan di pinggir kali. Sistem kerja rotary screen, mirip seperti kincir air.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Rayakan HUT Perusahaan Lewat Santunan Anak Yatim

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:59

Polisi Geledah Rumah terkait Kasus Dugaan Korupsi Kejagung, 74 Kg Emas Diamankan

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:40

Ketahanan Energi Indonesia Masih Pincang Tanpa Ada Cadangan Strategis

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:12

Polisi Geledah 12 Titik Kasus Korupsi, Rumah Mewah Jampidsus Tidak Termasuk

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:50

Peradi Profesional Catat Rekor Kerja Sama dengan 112 Perguruan Tinggi

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:45

IPW Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi di Lingkungan Kejagung

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:26

Yogyakarta dan Takdir Dirgantara

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:01

Kritik terhadap Pemerintah Bagian dalam Kehidupan Demokrasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:41

Pertamina Berdayakan Difabel Kampung Rajut Inspirasi Green Warrior Bandung

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:18

Polisi Sita Uang Miliaran Rupiah Usai Geledah Kafe dan Money Changer di Cipete

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:14

Selengkapnya