Berita

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Sekjen NATO Jens Stoltenberg/Net

Dunia

Setelah Aneksasi Rusia, Dukungan Publik Ukraina Gabung NATO Bertambah Hingga 83 Persen

SELASA, 04 OKTOBER 2022 | 13:09 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Aneksasi empat wilayah oleh Rusia tampaknya telah meningkatkan dukungan publik Ukraina agar Kyiv dapat bergabung dengan NATO. Bahkan dukungan saat ini mencapai 83 persen.

Setelah Rusia melakukan mobilisasi militer dan aneksasi, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengajukan percepatan keanggotaan kepada NATO.

Sebuah survei yang dilakukan Rating Group di Kyiv pada 1-2 Oktober lalu menunjukkan bahwa 83 persen dari 2.000 responden yang berpartisipasi telah setuju agar Ukraina dapat segera menjadi anggota NATO.


Badan surveyor tersebut menyatakan tingginya persentase dukungan keanggotaan NATO merupakan rekor yang belum pernah dicapai sebelumnya, dengan hanya empat persen yang menentang bergabung dan sembilan persen tidak memilih.

Merujuk pada hasil jajak pendapat sebelumnya, yakni pada November tahun lalu, hanya ada 55 persen dari responden Ukraina yang menyuarakan dukungan untuk bergabung dengan blok keamanan tersebut.

Dimuat Reuters pada Senin (3/10), peningkatan dukungan tersebut menggambarkan perubahan opini publik yang begitu drastis terhadap NATO sejak invasi Rusia ke Ukraina.

Selama bertahun-tahun, Rusia sangat menentang keras perluasan aliansi keamanan yang dilihatnya sebagai ancaman dan permusuhan. Sementara Ukraina telah begitu keras berupaya untuk menjadi anggota NATO sejak wilayah Krimea  berhasil dicaplok oleh Rusia pada 2014 lalu.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya