Berita

Kemenag adakan sarasehan perempuan lintas agama dukung moderasi beragama/Ist

Politik

Perempuan Berperan Penting jadikan Moderasi Beragama Pegangan dalam Keluarga

SELASA, 04 OKTOBER 2022 | 04:57 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Dalam mewujudkan moderasi beragama di Indonesia tentunya membutuhkan kerja sama yang baik antar suku, agama, ras, budaya. Baik laki-laki dan perempuan, harus dituntut bersikap moderat.

Demikian disampaikan Kepala Balitbang dan Diklat Kemenag RI, Suyitno dalam acara sarasehan dan deklarasi tokoh perempuan lintas agama mendukung moderasi beragama.

Menurut Suyitno, sikap moderat akan mewujudkan Indonesia damai dan dipenuhi dengan kerukunan, cinta kasih dan kepedulian.


Ia menambahkan bahwa perempuan dapat berperan besar dalam membumikan pemahaman moderasi beragama.

Perempuan, kata Suyitno, pada dasarnya menanamkan nilai kasih sayang. Sebab, manusia lahir dari rahim dalam diri perempuan, melahirkan kasih sayang.

"Di sini lah letak pentingnya perempuan dalam menyuarakan moderasi beragama. Kegiatan ini menjadi strategis karena berkumpulnya para tokoh agama perempuan," demikian kata Suytino.

Lebih lanjut Suyitno mengatakan, melalui tokoh-tokoh agama diharapkan bisa mengajak umat untuk membumikan nilai moderasi beragam.

"Khususnya kalangan perempuan, agar moderasi beragama bisa menjadi pegangan dalam berkeluarga,” tambahnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Yenny Wahid, Guru Besar UIN Jakarta Srimulyati, tokoh Budha Julyati Wibowo, dan Pendeta Agus Susanto.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya