Berita

Anies Baswedan saat hadiri deklarasi Capres Nasdem/RMOL

Politik

Deklarasikan Anies Capres Lebih Awal, Surya Paloh: Saya Melihat Ini Jauh Lebih dari Hari Baik

SELASA, 04 OKTOBER 2022 | 01:41 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Deklarasi calon presiden Partai Nasdem diselenggarakan lebih awal dari jadwal yang beredar. Informasi sebelumnya Nasdem bakal mengumumkan pada bulan November mendatang.

Publik berangapan bahwa deklarasi pengusungan Anies Baswedan dimajukan oleh Partai Nasdem dikarenakan adanya rumor Gubernur DKI Jakarta itu sedang disorot Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menyikapi hal tersebut, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh mengatakan tidak tahu menahu soal rumor Anies bakal ditersangkakan KPK atas kasus Formula E. Surya Paloh menegaskan dirinya memastikan tidak ada hubungannya antara Nasdem, pencalonan Anies, dan KPK.


“Semua berjalan masing-masing. Itu sudah jelas itu. Jadi ini hari kita mendeklarasikan Capres resmi Partai Nasdem terjadi bermacam-macam persepsi ya kan. Itulah hidup dan terimalah kehidupan itu seperti ini,” kata Surya Paloh, di Nasdem Tower, Gondangdia, Jakarta Pusat, Senin (3/10).

Surya Paloh menegaskan bahwa deklarasi Anies Baswedan sebagai calon presiden pilihan Nasdem dipercepat lantaran mempertimbangkan hari baik dan 3 Oktober 2022. Padahal sebelumnya akan dideklarasikan pada 10 November mendatang.

“Saya melihat ini jauh lebih dari hari baik. Sederhana. Lihat cahaya bulan bintang.  Hari-hari baik. Sesungguhnya itulah dia, dalam apa yang saya pikirkan,” katanya.

Dia menambahkan Nasdem tidak terlalu banyak birokrasi dalam mengambil sebuah keputusan, namun berdasarkan musyawarah dengan seluruh kader Nasdem.

“Musyawarah sebentar dengan teman-teman gimana hari baik tanggal 3 Oktober? Cocok. Jam berapa katanya? ada yang bilang jam 1 ada yang bilang jam 10. Ya (saya bilang) jam 10 saja. Ini yang sebenarnya,” imbuhnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya