Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Demi Naikkan Harga Minyak Global, OPEC Berencana Pangkas Produksi

SENIN, 03 OKTOBER 2022 | 14:36 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Untuk menaikkan harga bahan bakar dunia yang menghadapi penurunan, Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya tengah mempertimbangkan untuk memangkas produksi minyak secara signifikan.

Menurut Wall Street Journal, jika rencana itu terealisasi, maka koalisi OPEC plus dapat memangkas lebih dari satu juta barel per hari, dan akan menjadi pengurangan produksi terbesar sejak pandemi Covid-19.

"Langkah itu memang efektif untuk meningkatkan harga minyak. Namun jika berlanjut maka akan semakin membebani konsumen Barat di tengah melonjaknya inflasi akibat perang," jelas laporan tersebut, seperti dimuat The Hill pada Minggu (2/10).


Sejalan dengan itu, Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Janet Yellen bulan lalu memperingatkan bahwa harga gas mungkin naik lagi di musim dingin karena beberapa negara Eropa yang mulai membatasi pembelian energi mereka pada Rusia.

OPEC yang terdiri dari Iran, Kuwait, Arab Saudi, Venezuela, Aljazair, Angola, Libya, Nigerial, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Ekuador mengemban misi untuk dapat mengoordinasikan dan menstabilkan harga di pasar minyak global.

Tetapi, dengan adanya kemungkinan pengurangan produksi minyak oleh OPEC dan sekutu, maka akan semakin mengganggu stabilitas ekonomi global secara lebih luas.

Apalagi salah satu sekutu OPEC, yakni Rusia telah menjadi sasaran sanksi internasional sejak invasinya ke Ukraina, yang juga berkontribusi pada meroketnya harga energi di berbagai negara.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya