Berita

Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad dan Ketua CDCC Din Syamsuddin/Ist

Dunia

Diskusi Bareng Din Syamsuddin, Mahathir Mohamad: Umat Islam Alami Kemunduran

SENIN, 03 OKTOBER 2022 | 14:24 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Umat Muslim saat ini telah mengalami kemunduran dan kelemahan. Hal itu tidak lain disebabkan oleh umat Muslim itu sendiri yang meninggalkan Islam.

Begitu yang dikatakan oleh mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad ketika menerima mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Dr Din Syamsuddin di Kantor Global Peace Forum, Kuala Lumpur pada Senin (3/10).

"Mereka (umat Muslim) tidak taat dan patuh terhadap ajaran-ajaran Islam berdasarkan Al Quran dan As Sunnah," ujar pria berusia 97 tahun itu.


Menurut Mahathir, banyak penguasa yang beragama Islam namun tidak berperilaku adil dan amanah, alih-alih melakukan kedzaliman.

"Hal lain yang umat Islam sering lakukan adalah pembunuhan atas sesama. Ada kelompok Islam yang tega dan nyata menghilangkan nyawa sesama manusia. Mereka lakukan itu atas nama agama, padahal jelas Islam menolak dan menentang penghilangan nyawa orang lain karena itu sama dengan menghilangkan nyawa seluruh umat manusia," lanjut Mahathir, yang kerap disapa Dr. M itu.

Kehadiran Din Syamsuddin ke Kuala Lumpur sendiri bermaksud untuk mengundang Mahathir menjadi salah satu pembicara utama dalam The 8th World Peace Forum (WPF) pada 17 hingga 18 November 2022.

Dimulai sejak 2006, WPF telah menggelar tujuh forum dan kali ini akan mengambil tema "Human Fraternity and The Middle Path as the Foundation for a Peaceful, Just, and Prosperous World".

WPF diselenggarakan oleh Centre for Dialogue and Cooperation among Civilizations (CDCC), di mana Din Syamsuddin bertindak sebagai ketua. Forum ini digelar bersama Chengho Multiculture and Education Trust yg berbasis di Kuala Lumpur dan Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Forum akan dihadiri sekitar 100 tokoh dari mancanegara, dan 100 tokoh dari dalam negeri, baik agamawan, cendekiawan, dan penentu kebijakan.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

UPDATE

Plesetan Gelar Adat Jokowi: ‘Baginda Raja Rakus Bin Tamak’

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:50

Proyek Kapal Perang Filipina di PT PAL Dongkrak Industri Lokal Naik Kelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:20

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengelolaan Sawit Butuh ‘Nexus Baru’ Hidupkan Ekonomi Sirkular

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:39

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:19

TNI dan Tentara Malaysia Perkuat Kesiapsiagaan dan Kerja Sama Kemanusiaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:57

Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:45

Sultan Didapuk jadi Ketum TP Sriwidjaja Perkuat Pembangunan Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:20

Indonesia Berpotensi Terima 260 Juta Dolar AS Lindungi Ekosistem Laut

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:59

Politisi Mutan Bernama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:45

Selengkapnya