Berita

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan/Net

Dunia

Lagi, Erdogan Peringatkan Swedia dan Finlandia untuk Penuhi Janji Jika Ingin Masuk NATO

SENIN, 03 OKTOBER 2022 | 13:44 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan kembali mengeluarkan peringatan kepada Swedia dan Finlandia bahwa Ankara bisa memblokir upaya keduanya untuk bergabung dengan NATO jika tidak memenuhi janji yang telah dibuat.

Peringatan itu disampaikan Erdogan ketika berbicara kepada parlemen Turki pada Sabtu lalu (1/10), seperti dimuat ANI News.

"Sampai janji yang dibuat untuk negara kita ditepati, kita akan mempertahankan posisi prinsip kita. Tentu saja, keputusan akhir akan berada di tangan parlemen kita yang hebat," ujarnya.


Langkah Swedia dan Finlandia untuk bergabung dengan NATO muncul setelah invasi Rusia ke Ukraina yang memicu kekhawatiran dari dua negara Nordik yang dikenal lebih netral itu.

Untuk menjadi anggota NATO, Swedia dan Finlandia harus mendapatkan izin dari semua 30 negara anggota NATO. Sejauh ini, semua negara, kecuali Turki dan Hongaria, telah menyetujui proposal dari Swedia dan Finlandia, juga telah membawa ke parlemen untuk diratifikasi.

Pada Mei lalu, Turki mengumumkan akan memblokir upaya Swedia dan Finlandia untuk bergabung dengan NATO, kecuali jika mereka berhenti mendukung kelompok militan Kurdi yang beroperasi di wilayah mereka, mempercepat pekerjaan atas permintaan ekstradisi Ankara terhadap militan PKK, dan mencabut semua larangan penjualan senjata ke Ankara.

Sebelum pertemuan puncak NATO di Madrid pada 28 Juni, Turki bersama Swedia dan Finlandia kemudian mencapai kesepakatan. Terlepas dari kesepakatan itu, Erdogan menjelaskan bahwa Turki dapat memblokir sekali lagi aksesi Swedia dan Finlandia dengan tidak menyerahkannya ke Parlemen Turki untuk diratifikasi jika Ankara tidak puas dengan cara Swedia dan Finlandia mengimplementasikan perjanjian tersebut.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

UPDATE

Dapur Emak-emak Dipastikan Terdampak Perang Timur Tengah

Kamis, 05 Maret 2026 | 05:39

Kematian Siswa di Bengkulu Utara Tidak Terkait MBG

Kamis, 05 Maret 2026 | 05:15

Pelaku Penculikan Satu Keluarga di Jombang Berhasil Diringkus Polisi

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:59

Perdagangan, Kapal dan Selat Hormuz

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:39

Komnas Haji Desak KY Ikut Pantau Sidang Praperadilan Gus Yaqut

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:15

DPRD Kota Bogor Terima Curhatan soal Syarat Pengurus RT/RW

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:59

Kesalahan Oknum Polisi Jangan jadi Alat Menyerang Institusi

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:40

Pelaku Pembunuhan Bocah di KBB Dijerat 20 Tahun Penjara

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:21

Rocky Gerung: Damai Adanya di Surga, Perang Pasti akan Berlanjut

Kamis, 05 Maret 2026 | 02:55

DPRD Kota Bogor Godok Aturan Baru Penyelenggaraan Kesehatan

Kamis, 05 Maret 2026 | 02:33

Selengkapnya