Berita

Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur pada Sabtu, 1 Oktober 2022/Net

Sepak Bola

Pemain Arema Beberkan Kengerian di Stadion Kanjuruhan, Terdengar Jeritan dari Ruang Ganti

SENIN, 03 OKTOBER 2022 | 07:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Tragedi berdarah di Stadion Kanjuruhan ikut disaksikan oleh pemain belakang asal Portugal, Sergio Silva. Ia bahkan harus mengunci diri bersama teman-temannya di ruang ganti di tengah kerusuhan yang memakan 125 korban jiwa itu.

Hal itu diceritakan Silva dalam wawancara dengan media Portugal, A Bola pada Minggu (2/10). Ia mengatakan tidak menyangka kerusuhan sengeri itu dapat terjadi, lantaran tidak ada pendukung Persebaya yang diizinkan untuk menonton langsung.

Dijelaskan Silva, Arema FC vs Persebaya merupakan salah satu pertandaingan terpanas di Indonesia, seperti halnya laga Porto vs Benfica di Portugal. Alhasil, otoritas tidak mengizinkan pendukung Persebaya untuk menonton secara langsung laga di kandang Arema itu.


Setelah kalah dengan 2-3, Silva mengaku berencana untuk berjalan-jalan ke sekitar stadion dan menghormati para suporter. Tetapi ia terkejut lantaran ribuan pendukung Arema banyak masuk ke lapangan, sehingga akhirnya para pemain masuk ke ruang ganti.

"Saya pikir banyak yang datang untuk memberi dukungan dan bukan untuk menyerang, tetapi lebih baik pergi ke ruang ganti," kata Silva.

Meski berada di ruang ganti dan tidak mengetahui apa yang terjadi, Silva mengaku tidak merasa benar-benar aman. Mereka hanya bisa mendengar keributan dan jeritan di koridor.

"Kami menghabiskan empat sampai lima jam di ruang ganti. Dijaga dengan meja dan kursi untuk menahan pintu," ungkapnya.

Sampai akhirnya, Silva mengetahui teriakan-teriakan dari luar merupakan kerusuhan parah, di mana para suporter berusaha melarikan diri.

"Saya hanya bia menyebutkan skenario mengerikan, kehancuran, perang, mobil polisi terbakar, semuanya rusak, koridor penuh darah, sepatu-sepatu. Tidak ada hubungannya dengan sepakbola," ujarnya.

Menurut Silva, situasi ketika itu sangat sulit. Ia juga meyakini kerusuhan di Kanjuruhan tidak terjadi karena suporter yang tidak puas dengan kekalahan Arema.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Harga Daging Sapi Tembus Rp153 Ribu/Kg, Zulhas Buka Opsi Subsidi APBN-APBD

Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:18

LPSK Beri Perlindungan kepada Ferry Hongkiriwang, Saksi Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:54

Urusan Gula Konsumsi Aman, Kementan Kini Bidik Target Gula Industri di 2028

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:45

Ahmed al-Sharaa Sambut Keputusan AS Hapus Suriah dari Daftar Sponsor Teror

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Geng Haiti Bantai 40 Pengungsi yang Berlindung di Gereja

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Wajah Baru Jakarta, Wagub Rano Resmikan Jaksinema Pasar Rumput

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:29

BMKG Maksimalkan OMC di Kaltim Sepekan Ini untuk Tangani Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:19

Dugaan Setoran Importasi Blueray, KPK Cecar Dua PNS Bea Cukai

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:50

Kasus OTT Unsoed Bisa Saja Terjadi di Kampus Lain

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Perketat Imigrasi, Trump Bersiap Cabut 200 Ribu Visa WNA

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Selengkapnya