Berita

Jet tempur Rusia, Su-57/Net

Dunia

Legislator AS Desak Pemerintah Sanksi Aljazair karena Beli Senjata Rusia

MINGGU, 02 OKTOBER 2022 | 14:05 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sejumlah legislator Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik dan Demokrat secara kompak menuntut pemerintah untuk menjatuhkan sanksi terhadap Aljazair karena membeli senjata Rusia.

Tuntutan itu dipimpin oleh anggota Kongres dari Partai Republik, Lisa McClain dengan dasar pelanggaran terhadap UU Melawan Musuh Amerika Melalui Sanksi.

Totalnya terdapat 27 anggota Kongres AS yang menandatangani surat yang ditujukan kepada Menteri Luar Negeri Antony Blinken.


“Tidak ada yang menutupinya, hubungan Aljazair yang berkembang dengan Rusia menimbulkan ancaman bagi setiap negara di seluruh dunia,” kata McClain, seperti dimuat The News Agency.

Aljazair melakukan kesepakatan senjata senilai lebih dari 7 miliar dolar AS dengan Rusia, termasuk jet tempur canggih Rusia yang belum pernah dijual sebelumnya.

"Saya meminta Sekretaris (Antony) Blinken untuk menegaskan otoritas sanksinya dan mengirim pesan bahwa Amerika Serikat tidak akan mentolerir dukungan diplomatik terhadap rezim tirani Putin," lanjut McClain.

Berdasarkan UU Melawan Musuh Amerika Melalui Sanksi yang disahkan pada tahun 2017, AS dapat memberikan sanksi kepada individu atau entitas yang terlibat dalam transaksi signifikan dengan seseorang yang merupakan bagian dari, atau beroperasi untuk atau atas nama, sektor pertahanan atau intelijen dari Federasi Rusia.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya