Berita

Kerusuhan yang terjadi setelah pertandingan Arema Vs Persebaya di Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur pada Sabtu, 30 September 2022/Net

Dunia

Berbagai Media Asing Soroti Tragedi Berdarah di Kanjuruhan

MINGGU, 02 OKTOBER 2022 | 07:48 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Tragedi berdarah di Kanjuruhan telah menodai citra sepakbola tanah air. Insiden ini bukan hanya menyita perhatian dalam negeri, namun juga luar negeri. Terbukti dengan banyaknya media asing yang menyoroti peristiwa ini.

Pada Minggu pagi (2/10), media Australia The Guardian melaporkan tewasnya 127 orang selama kerusuhan di Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur selama pertandingan Arema dan Persebaya.

Kerusuhan meletus setelah Arema dikalahkan dengan 3-2. Di antara korban jiwa, dua merupakan petugas polisi.


Associated Press juga mengutip pernyataan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, Wiyanto Wijoyo yang menyebut banyak korban meninggal karena terinjak-injak dan mati lemas.

Selain itu, masih ada ratusan korban terluka yang saat ini telah dirujuk ke berbagai rumah sakit di sekitar.

Media asing yang turut menyorot peristiwa ini termasuk Mirror dari Inggris, hingga US Today dari Amerika, maupun media dari Swedia.

Kerusuhan mulai terjadi saat ribuan pendukung Arema berhamburan ke lapangan usai timnya kalah. Pemain Persebaya langsung meninggalkan lapangan, namun beberapa pemain Arema yang masih berada di lapangan juga ikut diserang.

Banyak pihak menyebut kekacauan semakin parah ketika polisi menembakkan gas air mata ke tribun penonton yang akhirnya menyebabkan kepanikan.

Saat ini pihak penyelenggara telah menghentikan gelaran Liga Indonesia selama sepekan. Sementara Persatuan Sepakbola Indonesia (PSSI) akan meluncurkan penyelidikan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya