Berita

Direktur Jenderal PLTN Zaporizhzhia, Ihor Murashov/Net

Dunia

Dirjen PLTN Zaporizhzhia Ditahan Petugas Patroli Rusia, Keamanan Nuklir Ukraina Makin Terancam

MINGGU, 02 OKTOBER 2022 | 05:42 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Keamanan nuklir di pabrik Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporizhzhia semakin terancam setelah seorang direktur jenderalnya dilaporkan telah ditangkap dan ditahan oleh petugas patrol Rusia.

Kepala perusahaan Ukraina, Energoatom yang bertanggung jawab atas PLTN Zaporizhzhia, Petro Kotin menyatakan Dirjen Ihor Murashov telah ditahan dalam perjalanan dari pabrik ke Kota Enerhodar pada Jumat (30/9) sekitar pukul 4 sore waktu setempat.

"Dia dibawa keluar dari mobil, dan dengan mata tertutup dia didorong ke arah yang tidak diketahui. Hingga kini masih belum ada kabar tentang nasib Murashov," tulis Kotin seperti dimuat Reuters.


Menurut Kotin, Dirjen Murashov memiliki tanggung jawab yang besar untuk menjaga keselamatan nuklir dan radiasi dari PLTN tersebut. Sehingga penahannya akan semakin membahayakan Zaporizhzhia.

Oleh sebab itu, Kotin meminta kepada pasukan Rusia untuk segera membebaskan Murashov dan menghentikan segala tindakan teror yang dilakukan terhadap anggota perusahannya.

"Segera hentikan tindakan terorisme nuklir terhadap manajemen dan personel pabrik serta bebaskan Murashov," tegasnya.

PLTN Zaporizhzhia merupakan pabrik nuklir terbesar di Eropa dan saat ini telah berada dalam pendudukan Rusia.

Tempat ini telah menjadi titik fokus dari invasi tujuh bulan Rusia ke Ukraina. Kedua negara saling menuduh telah menembaki fasilitas tersebut karena sangat berisiko menimbulkan bencana nuklir.

Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy menyerukan agar area di sekitar pabrik, yang dikelola oleh orang Ukraina itu harusnya segera didemiliterisasi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya