Berita

Puan Maharani dan Agus Harimurti Yudhoyono/Net

Politik

Jika Puan Bertemu AHY, Megawati Diharapkan Lebih Terbuka ke Partai Demokrat

SABTU, 01 OKTOBER 2022 | 04:11 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Di tengah mulai memanasnya tensi politik di Indonesia jelang tahapan pemilihan presiden (Pilpres), elite politik harus memberikan keteladanan demi menata sistem demokrasi Indonesia.

Pandangan itu disampaikan pengamat politik Universitas Esa Unggul Jamiludin Ritonga kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (30/9).

Catatan Jamiludin, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dan Ketua DPP PDIP Puan Maharani pernah melakukan gaya komunikasi politik yang mencairkan suasana publik.


Kala itu, saat AHY lebaran ke kediaman Megawati, Puan juga mendampingi ibundanya dan menyempatkan diri selfi bersama AHY.

"Suasana seperti itu diharapkan juga terjadi saat Puan bertemu AHY. Puan dapat bersendau gurau dengan SBY dan selfi bersama," demikian kata Jamiludin.

Dalam pandangan mantan Dekan FIKOM IISIP Jakarta ini, kalah AHY dan Puan bertemu, Megawati diharapkan akan luluh dan mau lebih terbuka dengan Partai Demokrat.

Jamiludin berharap, dengan bertemunya AHY dan Puan, Megawati setidaknya akan merestui anaknya Puan untuk bersama AHY menata sistem politik yang lebih demokratis di tanah air.

"Hal itu juga dapat meredakan tensi politik nasional. PDIP dan Partai Demokrat setidaknya tidak lagi saling serang tapi justru bersinergi dan berkolaborasi memajukan negeri tercinta," pungkas Jamiludin.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya