Berita

Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Bahtiar/Net

Nusantara

Aktivis Jakarta Yakin Polarisasi Politik Identitas Berakhir jika Bahtiar jadi Pj Gubernur

JUMAT, 30 SEPTEMBER 2022 | 01:29 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta yang akan melanjutkan kepemimpinan Anies Baswedan, harus figur mumpuni untuk mengahiri polarisasi politik identitas yang muncul sejak Pilkada 2017.

Ketua Forum Pemuda Peduli Jakarta Endriansah mengatakan, harapan agar polarisasi berakhir diyakini bisa terwujud jika Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Bahtiar ditunjuk menjadi Pj Gubernur DKI Jakarta.

"Bahtiar bisa menjadi sosok pemersatu yang merangkul semua kalangan. Ke depan nggak ada lagi cebong atau kadrun," kata aktivis yang akrab disapa Rian ini, dikutip Kantor Berita RMOLJakarta, Kamis (29/9).


Rian memandang, polarisasi jika terus berlangsung tentu kontraproduktif terhadap proses pelaksanaan program-program pembangunan di ibukota, dan harmonisasi warga.

Selain itu, Rian menilai Bahtiar mempunyai rekam jejak yang bagus selama berkarir di Kemendagri.

"Buktinya Bahtiar dipercaya menjadi Pjs Gubernur Kepulauan Riau," kata Rian.

Adapun nama Bahtiar, menjadi salah satu dari tiga nama yang diajukan DPRD DKI Jakarta sebagai kandidat Pj Gubernur DKI. Dua nama lainnya, adalah Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono dan Sekretaris Daerah DKI Marullah Matali.

Tiga nama itu telah diserahkan DPRD DKI kepada Menteri Dalam Negeri pada Rabu (14/9).

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya