Berita

Ketua DPP PDIP Puan Maharani/Net

Politik

Kata Masinton, Puan Bakal Temui AHY Bahas Kebangsaan dan Jaga Keharmonisan

KAMIS, 29 SEPTEMBER 2022 | 17:53 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Safari politik Ketua DPP PDIP Puan Maharani terus berlanjut. Usai menemui Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, putri Megawati Soekarnoputri itu berencana akan menemui Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dalam waktu dekat ini.

Hal itu dibenarkan oleh politisi senior PDI Perjuangan Masinton Pasaribu, namun dia tidak bisa memberikan informasi detail mengenai kapan dan di mana Puan dan AHY bakal berjumpa.

"Itu kemarin yang disampaikan Pak Said sedang dijadwalkan  kapan agendanya ya karena harus mengatur waktu di antara beliau-beliau ini baik itu waktunya Mba Puan  maupun waktunya Pak AHY,” kata Masinton di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Kamis (29/9).


Disinggung mengenai pertemuan Demokrat dengan PDIP nanti, apakah akan menyinggung soal pernyataan SBY terkait adanya upaya kecurangan dalam Pemilu 2024 mendatang. Masinton menjawabnya normatif.

"Intinya kenapa mba Puan melakukan safari kebangsaan itu ya karen Mbak Puan ingin menjaga keharmonisan, baik bukan?” katanya.

Menurutnya, apa yang akan dibicarakan AHY dengan Puan Maharani nanti hanya sebatas untuk menjaga keharmonisan dalam berpolitik. Pasalnya, Masinton sangat paham Puan mampu memposisikan dirinya dalam menghadapi siapa yang menjadi lawan bicaranya.

"Nggak lah, nggak ada, ya ngobrol kebangsaan menkaga keharmonisan sama-sama. Mbak Puan memposisikaan saat ini kita bersanding, bukan bertanding,”katanya.

"Dalam konteks itu Mbak Puan meletakkan silaturahmi itu bahwa hari ini para tokoh itu bersanding, belum waktunya bertanding. Jadi keharmonisan itu dijaga dan Mbak Puan mengambil sikap itu. Jangan semua mendiamkan dan meruncingkan ini, harus ada yang menjembatani untuk mempertemukan,” tutupnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya