Berita

Anggota Komisi VII DPR RI Achmad Baidowi/RMOL

Politik

Soal Program Kompor Listrik, PPP Ingatkan Pemerintah Tidak Memberatkan APBN

RABU, 28 SEPTEMBER 2022 | 22:36 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah telah menggelontorkan sedikitnya 2 ribu unit kompor listrik bersubsidi sebagai ujicoba program konversi kompor elpiji 3 Kg ke kompor listrik yang saat ini ditunda pemerintah.

Sebelumnya, pemerintah berencana mengeluarkan 300 ribu kompor listrik untuk masyarakat.

Anggota Komisi VII DPR RI Achmad Baidowi mengatakan bahwa pemerintah seharusnya tidak memberatkan APBN. Pemerintah, juga tidak boleh membebani masyarakat dengan adanya konversi kompor listrik tersebut.


Bagi Ketua DPP PPP ini, jika ingin menghadirkan kompor listrik ke masyarakat tapi mengambil subsidi BBM sama dengan membohongi rakyat.

"Anggaran subsidi lagi kan memberatkan APBN, itu yang harus dihitung betul,” ucap Awiek kepada wartawan, Rabu (28/9).

Menurutnya, subsidi BBM yang dicabut pemerintah dan dipindahkan ke kompor listrik sangat tidak tepat. Kata Awiek, seharusnya pemerintah mempersiapkan infrastruktur kompor listrik dengan baik sebelum melaksanakan program tersebut.

"Jadi lebih baik, itu dipersiapkan secara matang dulu infrastrukturnya ketersediaan listriknya dan juga relokasi tentang daya listriknya,” ucapnya.

Disinggung mengenai adanya oversupply dari PLN, Sekrdtaris Fraksi PPP DPR RI itu meminta agar PLN merinci secara detail wilayah mana saja yang kelebihan kapasitas listrik. Pasalnya, banyak wilayah yang belum teraliri dengan baik.

"Itu harus ada semacam relokasi lagi mengenai ketentuan suplai arus listriknya,” tutupnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya