Berita

Walikota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim/Ist

Nusantara

DPRD DKI Minta Walikota Jakarta Utara Benahi Kemacetan

RABU, 28 SEPTEMBER 2022 | 18:23 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI mengkritisi soal kemacetan di beberapa wilayah Jakarta Utara pada jam kerja.

Itulah yang disampaikan anggota Komisi A saat bertandang ke Kantor Walikota Jakarta Utara, Rabu (28/9).

"Tadi banyak yang kita diskusikan salah satunya soal kemacetan. Kemacetan menjadi salah satu persoalan yang memang diperlukan solusinya bagi masyarakat yang disampaikan melalui anggota dewan," kata Walikota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim.


Untuk itu, pihaknya melalui Dinas Perhubungan dan Unit Perangkat Kerja Daerah (UKPD) lainnya akan menambah jumlah personel di lapangan, terutama saat pagi dan sore menjelang malam.

"Itu akan segera kami tindaklanjuti dengan penambahan lebih banyak personel terutama pada jam-jam sibuk," kata Ali.

Ali pun berterima kasih kepada rombongan Komisi A, lantaran masukkan dan kritiknya mampu dijadikan usul untuk ditindaklanjuti.

Sementara itu, Ketua Rombongan Kunjungan Kerja Komisi A DPRD Provinsi DKI Jakarta, Syarifudin menerangkan, kunjungan kerja ini menekankan agar Pemkot Jakut benar-benar merealisasikan usulan anggota dewan.

Apalagi, terkait kemacetan, Syarifudin meminta personel sigap mengurai kemacetan mengingat arus lalu lintas mulai padat seiring dengan masuknya era new normal pandemi Covid-19.

"Beberapa hal yang paling tadi kami tekankan pada kunjungan kerja ini bahwa masyarakat membutuhkan pelayanan dan pemerintah harus ada di tengah masyarakat," tutup Syarifudin.

Seperti daerah Jakarta pada umumnya, beberapa wilayah di Jakarta Utara kerap mengalami kemacetan dengan banyaknya antrean kendaraan di jam-jam sibuk.

Salah satu kawasan yang kerap macet di jam-jam sibuk diantaranta Sunter, Tanjung Priok, Cilincing, dan daerah industri lainnya.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya