Berita

Komisi III DPR RI melakukan voting terhadap dua capim KPK/RMOL

Politik

Lewat Voting, Komisi III Tetapkan Johanis Tanak Gantikan Lili Pintauli Siregar

RABU, 28 SEPTEMBER 2022 | 16:59 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Komisi III DPR RI rampung menggelar uji kalayakan dan kepatutan atau fit and proper test terhadap dua calon pimpinan (capim) KPK pengganti Lili Pintauli Siregar yang mengundurkan diri.

Melalui mekanisme voting, Johanis Tanak meraih 38 suara anggota komisi III ungguli I Nyoman Wara yang hanya memperoleh 14 suara anggota komisi III DPR RI.

Total suara yang sah dalam voting dua capim KPK ini berjumlah 53 sementara terdapat satu suara dinyatakan tidak sah.


“Telah kita saksikan bersama perhitungan suara, pimpinan menyimpulkan berdasarkan hasil dari perolehan suara seleksi capim KPK masa jabatan 2019-2023, Johanis Tanah terpilih menjadi pimpinan KPK 2019-2023,” kata Wakil Ketua komisi III DPR RI Adies Kadir membacakan hasil di ruang rapat komisi III DPR RI, Rabu (28/9).

Dalam uji kepatutan dan kelayakan, Johanis Tanak menawarkan visi dan misinya berupa pemberlakuan estorative justice dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.

"Karena menurut pemikiran saya, RJ (restorative justice) tidak hanya dapat dilakukan dalam perkara tindak pidana umum, termasuk juga dalam perkara tindak pidana khusus, itu dalam hal ini korupsi,” kata Johanis dalam fit and proper test.

Mantan Kejaksaan Tinggi di Jambi mengatakan, restorative justice bisa diberlakukan meskipun dalam Pasal 4 dalam UU Pemberantasan tindak pidana korupsi mengatakan apabila ditemukan adanya kerugian keuangan negara, tidak menghapus proses tindak pidana korupsi.

"Namun hal itu sangat dimungkinkan berdasarkan teori ilmu hukum yang ada, bahwasanya peraturan yang ada sebelumnya di kesampingkan oleh peraturan yang ada setelah itu,” katanya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya