Berita

Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo/Net

Politik

Waspada Diabetes, Legislator PDIP Minta Permenkes 30/2013 Diterapkan dengan Ketat

RABU, 28 SEPTEMBER 2022 | 05:38 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Semestinya pemerintah sudah menyiapkan mekanisme kontrol serta pengawasan terhadap produk makanan dan minuman siap saji yang mengandung gula. Hal ini, untuk memastikan produk tidak mengandung gula berlebih.

Begitu dikatakan anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo terkait kadar gula berlebih dalam minuman kekinian yang menjadi sorotan berbagai pihak beberapa hari terakhir.

Legislator PDI Perjuangan ini mengingatkan, Indonesia saat ini berada di peringat lima dunia untuk jumlah penderita diabetes.


"Kondisi ini harus dijadikan warning untuk menyelamatkan anak bangsa ini dari berbagai penyakit yang muncul akibat kebanyakan mengkonsumsi gula serta makanan dengan kadar gula tinggi,” kata Rahmad Handoyo kepada wartawan, Selasa (27/9)

Dia menyebutkan berbagai macam penyakit yang ditimbulkan penyakit gula berkepanjangan seperti gangguan jantung, gagal ginjal, struk dan sebagainya, pada akhirnya mengeruk dan membebani  uang rakyat (APBN) hingga triliunan rupiah melalui BPJS.

Sebagai solusi untuk mengatasi kondisi yang kurang baik tersebut, Handoyo mengatakan, dinas kesehatan melalui fasilitas-fasilitas  kesehatan seperti puskesmas posyandu, harus mengedukasi masyarakat secara massif dan terus menerus agar mengkonsumsi gula secukupnya dan membiasakan pola makan yang sehat.

Terpenting lagi, lanjutnya, untuk menyelamatkan masyarakat dari bahaya penyakit diabetes salah satunya adalah menegakkan Permenkes 30/2013 tentang Pencantuman Informasi Kandungan Gula, Garam, dan Lemak Serta Pesan Kesehatan untuk Pangan Olahan dan Pangan Siap Saji.

“Aturan ini mewajibkan untuk mencantumkan nilai kadar gula garam dan lemak kan sudah ada dalam iklanya. Aturan ini harus benar- benar dilaksanakan dengan kontrol serta pengawasan yang ketat," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Jutaan Orang Tak Sadar Terkena Diabetes

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:17

Kejati Sumut Lepaskan Tersangka Penadahan Laptop

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:00

Sektor Energi Indonesia Siap Menggebrak Melalui Biodisel 50 Persen dan PLTN

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:35

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

Pasal Pembuka, Pasal Pengunci

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:21

Eggi Sudjana Perburuk Citra Aktivis Islam

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:19

Pratikno dan Jokowi Harus Dihadirkan di Sidang Sengketa Ijazah KIP

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:03

Dugaan Pengeluaran Barang Ilegal di Cileungsi Rugikan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:45

Eggi Sudjana Konsisten Meyakini Jokowi Tak Punya Ijazah Asli

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:15

Selengkapnya