Berita

Ketua DPP PDIP Bidang Pemenangan Pemilu Bambang ‘Pacul’ Wuryanto/Net

Politik

Dewan Kolonel Vs Dewan Kopral Potensi Ganggu PDIP, Bambang Pacul: Itu hanya untuk Kongkow

MINGGU, 25 SEPTEMBER 2022 | 22:47 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kemunculan kelompok Dewan Kolonel dari pendukung Puan Maharani dan Dewan Kopral sebagai pendukung Ganjar Pranowo membuat Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri terkejut. Pasalnya, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menuturkan bahwa di PDIP tidak berlaku struktur militer.

Merespons Ketua DPP PDIP Bidang Pemenangan Pemilu Bambang ‘Pacul’ Wuryanto menegaskan bahwa Dewan Kolonel dibentuk hanya untuk kopi darat pendukung Puan Maharani semata.

“Kan enggak biasa di dalam partai ada struktur militer. Tapi memang itu cuma kongkow-kongkow. Kalian aja yang terlalu serius,” kata Bambang di Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (25/9).


Disinggung mengenai tanda perpecahan di internal banteng, Bambang Pacul menuturkan bahwa PDIP tegak lurus dengan perintah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Liar itu pikiranmu. PDIP itu gampang kok. Diperintah oleh ketum semua juga baris. Semua tegak lurus. Organisasi kita. Organisasi PDIP itu ya tegak lurus. Kalau ada yang masih begini-begini nanti sudah diambil putusan selesai,”katanya.

Ketua Komisi III DPR RI ini menegaskan bahwa seluruh kader PDIP akan manut dengan arahan Megawati terkait siapa nama yang akan diusung PDIP.

“Di PDIP  dari dulu sudah terkenal kalau PDIP itu sangat tegak lurus perintah ketum,” tutupnya.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya