Berita

Lieus Sungkharisma dan Alvin Lim/RMOL

Hukum

Dukung Alvin Lim, Lieus Sungkharisma Anggap Laporan Para Jaksa Bentuk Wujud Arogansi Korps

MINGGU, 25 SEPTEMBER 2022 | 14:29 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Laporan para Jaksa ke Polisi terhadap advokat Alvin Lim yang mengkritik institusi Kejaksaaan dan menyebutnya sebagai sarang mafia dianggap sebagai reaksi berlebihan yang tidak perlu dilakukan. Sehingga, laporan itu justru semakin menegaskan sikap arogansi korps Kejaksaan yang tidak mau menerima kritik dan merasa paling benar.

Begitu yang disampaikan oleh aktivis sosial politik sekaligus Koordinator Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KomTak), Lieus Sungkharisma. Lieus mengatakan, secara empiris apa yang dikatakan Alvin Lim ada benarnya meski sulit dibuktikan, namun apa yang dikatakan Alvin Lim adalah sesuatu yang selama ini dirasakan masyarakat.

"Memang jika diminta bukti, akan sulit menunjukkan buktinya. Tapi itulah yang selama ini dirasakan masyarakat. Sudah menjadi rahasia umum bahwa kita sering melihat ada maling ayam dituntut Jaksa hukuman empat tahun penjara, sedangkan koruptor ratusan miliar juga dituntut empat tahun penjara. Terus di mana rasa keadilannya? Keadaan inilah yang menimbulkan dugaan bahwa Kejaksaan itu sarang mafia," ujar Lieus kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (25/9).


Lieus menjelaskan, apa yang disampaikan oleh Alvin Lim sesungguhnya adalah suara rakyat yang banyak melihat proses penegakan hukum yang timpang di negeri ini.

"Cuma saja rakyat kebanyakan tidak berani bersuara, sedang Alvin berani. Saya yakin keberanian Alvin itupun pasti karena dia punya data-data yang mendukung omongannya itu. Karena itulah saya mendukung sikap kritisnya tersebut," kata Lieus.

Dukungan terhadap Alvin tersebut kata Lieus, tidak ada hubungannya sama sekali dengan status keduanya yang sama-sama Tionghoa.

"Tidak ada itu. Tapi karena saya merasa Alvin Lim seorang pencari dan penegak keadilan yang tulus dan jujur. Yang sangat menginginkan penegakan hukum di negara ini menjadi lebih baik dari sekarang," tegas Lieus.

Sejumlah jaksa di berbagai wilayah di Indonesia yang tergabung dalam Persatuan Jaksa atau Persaja melaporkan pengacara Alvin Lim karena telah mengunggah video yang isinya ditengarai menghina profesi Jaksa.

Dalam video lainnya, Alvin Lim bahkan menentang debat Jaksa Agung untuk membuktikan pernyataannya tentang kejaksaan sebagai sarang mafia itu.

"Tidak banyak advokat yang berani seperti Alvin. Dia berani dan lantang menyuarakan apa yang dianggapnya tidak benar. Setelah mengkritisi polisi, kini dia kritisi kejaksaan. Ini suatu yang luar biasa. Karena itulah kita harus mendukungnya. Apalagi sikap kritisnya itu sesuai dengan isi SKB 3 Menteri terkait UU ITE, bahwa mengkritisi institusi sesungguhnya bukan tindak pidana," jelas Lieus.

“Orang seperti Alvin Lim itu sudah sangat langka di negeri ini. Jujur saja, kalau bangsa ini mau lebih baik, orang seperti inilah yang justru kita butuhkan," sambung Lieus menutup.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

UPDATE

13 Langkah Komprehensif Kuatkan Rupiah

Rabu, 03 Juni 2026 | 06:11

Dua Guru Magelang Didakwa Korupsi Modus Pungli Peserta PPG

Rabu, 03 Juni 2026 | 06:00

Bukan Dapur Asal Ngebul

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:26

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

Putusan MK soal Keterwakilan Kuota Perempuan Berikan Keadilan Gender

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:14

Syafrin Liputo Dituntut Bawa Jaksel Lebih Maju, Inklusif, dan Sejahtera

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:01

2.081 Polisi Kawal Ketat Piala AFF U-19 2026

Rabu, 03 Juni 2026 | 04:22

Korban Kebakaran Kemayoran

Rabu, 03 Juni 2026 | 04:19

Multipolaritas Harus Jadi Jalan Kerja Sama, Bukan Konfrontasi

Rabu, 03 Juni 2026 | 04:09

KDM Sikat PKL Usai 30 Tahun Berkuasa di Bandung

Rabu, 03 Juni 2026 | 03:45

Selengkapnya