Berita

Jenderal Li Qiaoming/Net

Dunia

Mengenal Li Qiaoming, Jenderal yang Dirumorkan Jadi Dalang Kudeta Xi Jinping

MINGGU, 25 SEPTEMBER 2022 | 14:02 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rumor mengenai kudeta terhadap Presiden China Xi Jinping semakin meluas. Terlebih hingga saat ini belum ada respon yang diberikan dari pemerintah China.

Di tengah rumor-rumor yang beredar di media sosial, nama Li Qiaoming banyak disebut-sebut. Lantaran ia diduga menjadi dalang di balik kudeta terhadap Xi.

Lantas, siapakah Li Qiaoming?


Li merupakan jenderal Tentara Pembebasan Rakyat (PLA), sekaligus anggota Komite Pusat Partai Komunis China (PLA). Rumor menyebut ia menggantikan Xi setelah presiden China itu dicopot sebagai pemimpin PLA.

Lahir pada April 1961 di Yanshi, Li dipromosikan sebagai jenderal pada 2019. Itu adalah posisi tertinggi di PLA.

Li telah dianggap sebagai lawan kuat bagi Xi di tengah upayanya untuk melenggengkan kekuasaan sebagai presiden tiga periode. Seiring dengan upaya Xi itu, Li bersama enam anggota Komite Militer Pusat China diperkirakan akan pensiun pada bulan depan.

Li juga merupakan anggota Komite Pusat PKC di bawah pemerintahan pendahulu Xi, Hu Jintao.

Menurut News Highland Vision, Hu dan mantan Perdana Menteri Wen Jibao juga ikut dalam upaya kudeta terhadap Xi.

Rumor mengenai kudeta Xi muncul di media sosial dan meluas setelah politisi India, Subramanian Swamy, menyuarakannya.

Selain dikudeta, Xi juga dilaporkan menjadi tahanan rumah setelah pulang dari pertemuan Organisasi Kerjasama Shanghai (SCO) di Uzbekistan.

Sebuah akun Twitter bernama @jenniferatntd menyebut kendaraan-kendaraan militer PLA dari berbagai daerah berbondong-bondong ke Beijing pada 22 September.

Di samping itu, 60 persen jadwal penerbangan pada 21 September juga dibatalkan. Sementara operasi kereta api dihentikam hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

KH Sholeh Darat Diusulkan jadi Pahlawan Nasional

Senin, 30 Maret 2026 | 05:59

Pentingnya Disiplin Informasi dalam KUHP Baru

Senin, 30 Maret 2026 | 05:43

Dikenal Warga sebagai Orang Baik, Pegawai Ayam Geprek Ditemukan Tewas

Senin, 30 Maret 2026 | 05:16

Aburizal Bakrie Kenang Juwono Sudarsono sebagai Putra Terbaik Bangsa

Senin, 30 Maret 2026 | 04:57

Mitra MBG Jangan Coba-coba Markup Harga Bahan Baku

Senin, 30 Maret 2026 | 04:40

Ikrar Setia ke NKRI

Senin, 30 Maret 2026 | 04:23

Pertamina Fasilitasi Pemudik Balik ke Jakarta dengan Lancar

Senin, 30 Maret 2026 | 03:59

Merajut Hubungan Sipil-Militer

Senin, 30 Maret 2026 | 03:50

Hadapi Bulgaria, Timnas Indonesia Bakal Tertolong Dukungan Suporter

Senin, 30 Maret 2026 | 03:27

BGN Dorong Penguatan Ekosistem Peternakan Demi Serap Lapangan Kerja

Senin, 30 Maret 2026 | 02:59

Selengkapnya