Berita

Militer Rusia/Net

Dunia

Putin Teken Dekrit Baru, Mereka yang Mangkir dari Wajib Militer Akan Dipenjara 10 Tahun

MINGGU, 25 SEPTEMBER 2022 | 11:24 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Rusia Vladimir Putin telah menandatangani dekrit yang meningkatkan hukuman bagi mereka yang berusaha melarikan diri dari panggilan wajib militer.

Dekrit yang ditandatangani pada Sabtu (24/9) itu meningkatkan hukuman mereka yang kabur wajib militer dari 5 tahun menjadi 10 tahun. Aturan ini berlaku selama pengerahan mobilisasi cadangan dilakukan.

Berdasarkan dekrit itu juga disebutkan tentara yang menyerah secara sukarela pada musuh dapat menghadapi 10 tahun penjara. Sementara mereka yang menjarah selama masa perang bisa dihukum 15 tahun.


Dimuat Anadolu Agency, Putin juga menandatangani dekrit lain yang mengizinkan warga asing bertugas di militer Rusia untuk mengajukan kewarganegaraan tanpa izin tinggal.

Aturan ini akan berlaku untuk orang asing yang telah menandatangani kontrak dengan angkatan bersenjata Rusia untuk jangka waktu setidaknya satu tahun.

Pekan lalu, majelis rendah parlemen Rusia dan Dewan Federasi menyetujui dekrit tersebut.

Pada Rabu (21/9), Rusia mengumumkan mobilisasi 300 ribu pria berusia 18-50 tahun untuk perang di Ukraina, yang baru-baru ini mengalami serangkaian kemunduran.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Plesetan Gelar Adat Jokowi: ‘Baginda Raja Rakus Bin Tamak’

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:50

Proyek Kapal Perang Filipina di PT PAL Dongkrak Industri Lokal Naik Kelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:20

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengelolaan Sawit Butuh ‘Nexus Baru’ Hidupkan Ekonomi Sirkular

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:39

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:19

TNI dan Tentara Malaysia Perkuat Kesiapsiagaan dan Kerja Sama Kemanusiaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:57

Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:45

Sultan Didapuk jadi Ketum TP Sriwidjaja Perkuat Pembangunan Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:20

Indonesia Berpotensi Terima 260 Juta Dolar AS Lindungi Ekosistem Laut

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:59

Politisi Mutan Bernama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:45

Selengkapnya